Kadang kita tidak menyadari hal-hal sepele, seperti kebiasaan-kebiasaan kita setiap saat ataupun setiap hari, ternyata dapat membahayakan organ tubuh kita. Otak, misalnya, yang merupakan bagian vital dari organ tubuh manusia, bisa saja mengalami gangguan karena kebiasan tersebut. Sekedar sharing tentang sepuluh kebiasaan yang dapat merusak otak manusia menurut seorang pakar kesehatan otak ...
1. Tidak Sarapan Pagi
Mereka yang tidak mengkonsumsi sarapan pagi memiliki kadar gula darah
yang rendah, yang akibatnya suplai nutrisi ke otak menjadi kurang.
2. Makan Terlalu Banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi, dapat
berakibat mengerasnya pembuluh darah otak karena penimbunan lemak pada
dinding dalam pembuluh darah. Akibatnya kemampuan kerja otak akan
menurun.
3. Merokok
Zat dalam rokok yang terhisap akan mengakibatkan penyusutan otak secara
cepat, serta dapat mengakibatkan penyakit Alzheimer.
4. Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya
penyerapan protein dan nutrisi, sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi
yang akan mengganggu perkembangan otak
5. Polusi Udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup
udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat
menurunkan efisiensi otak.
6. Kurang Tidur
Otak memerlukan tidur sebagai saat beristirahat dan memulihkan
kemampuannya. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat
kerusakan sel-sel otak.
7. Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat
karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan
efek kerusakan pada otak.
8. Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita
saat sedang sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektifitas otak serta
dapat merusak otak.
9. Kurang menstimulasi pikiran
Berpikir adalah cara yang paling tepat untuk melatih otak kita.
Kurangnya stimulasi pada otak dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
10. Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana memacu kemampuan kerja
otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak.
Jarangnya berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi
kurang terlatih.
(dr. Martin Leman, DTM&H)
Kamis, 14 Oktober 2010
Selasa, 12 Oktober 2010
Hati-hati Selingkuh Hati
by Nasihul Umam on Tuesday, October 12, 2010 at 8:01am
Berawal dari pertemanan,hubungan dekat dengan lawan jenis amat mungkin berkembang menjadi "TTM" alias Teman Tapi Mesra. Sehari saja berlalu tanpa curhat-curhatan dengan si dia, hidup seolah hambar. Hati-hati, soalnya yang Anda lakukan itu sudah menjurus pada emotional affair atau perselingkuhan emosi yang ternyata lebih berbahaya dan lebih sulit diakhiri dibandingkan affair yang sifatnya fisik.
Terbuai Perhatian Lelaki Lain
Menurut para ahli,perselingkuhan emosi kian sering terjadi akhir-akhir ini. Penyebabnya, kata Steven Stosny, Ph.D., penulis buku How to Improve Your Marriage Without Talking About It, tak lain karena banyak di antara kita yang merasa terisolir secara emosi. "Beban kerja yang terlalu tinggi, rutinitas kelewat padat, atau kebanyakan bergaul di dunia maya,semua itu bisa menciptakan jarak emosi dan merenggangkan kedekatan kita dengan pasangan," ujarnya.
Ketika jarak emosi tercipta, kita tidak lagi merasa nyaman dan terbiasa berbagi cerita dengan pasangan. Pada akhirnya, justru diri kita sendiri yang merasa diabaikan dan tidak dicintai. "Perasaan dicampakkan inilah yang memunculkan bibit perselingkuhan emosi. Sebab pada dasarnya setiap orang butuh memiliki keterikatan secara emosi dengan orang lain," kata Stosny.
Perasaan tidak dicintai ini selanjutnya akan memunculkan ketidakpuasan dan perasaan insecure terhadap kehidupan sendiri,entah itu dalam karier, pencapaian pribadi,dan lain-lain. Jika dalam kondisi batin terluka ini muncul pria lain yang menaruh perhatian besar pada diri kita,jangan heran bila kita akan menyambutnya sepenuh hati," tambah Stosny lagi.
Apa Tanda-tandanya?
Sebelum terlanjur "kebablasan", kenali tanda-tanda Anda telah terjerumus ke dalam perselingkuhan emosi:
* Merasa malu kalau pasangan melihat Anda sedang bersama PIL, meski Anda berdua tidak sedang melakukan apa pun yang mencurigakan.
* Merasa excited dan sibuk merapikan penampilan sebelum bertemu dengan PIL.
* Anda merasa lebih nyaman berbagi cerita tentang banyak hal dengan PIL ketimbang dengan pasangan sendiri.
* Mulai merasakan ketertarikan secara fisik kepadanya, meski Anda berulang kali meyakinkan diri sendiri untuk tidak berbuat terlampau jauh.
Meski berhasil menutup-nutupi tanda-tanda ini dari pasangan, tetapi Anda tetap mesti selalu memasang kuda-kuda, karena affair ini sudah pasti akan menggerogoti hubungan Anda dari dalam. Menurut Gary M. Neuman, penulis buku Emotional Infildelity, "Kian tergantung Anda pada diri pasangan baru, maka Anda akan semakin menarik diri dari pasangan resmi. Lama kelamaan, perasaan bersalah akan menyiksa diri sendiri dan semakin merenggangkan ikatan emosi dengan pasangan resmi," ujarnya.
Putus Kontak Sama Sekali
Kalau sudah tiba di titik ini,maka langkah selanjutnya sepenuhnya berada di tangan Anda. Mau memperbaiki hubungan dengan pasangan resmi atau lanjut dengan pasangan baru? Jika ternyata memilih untuk menyudahi affair dan "rujuk" kembali dengan pasangan,maka hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah menguatkan niat. Pasalnya, di mana-mana, yang namanya putus hubungan cinta pasti akan terasa berat dan pahit.
Terlebih, menurut Stosny, satu-satunya cara menuntaskan sebuah affair emosi adalah dengan cara memutuskan kontak sama sekali dengan PIL Anda. "Menyudahi affair tetapi masih terus menjalin kontak lewat e-mail atau telepon malah bisa meningkatkan level godaan dan kadar obsesi Anda untuk kembali menjalin hubungan dengannya," ujarnya.
Tanamkan pula bahwa affair yang Anda miliki itu adalah sebuah hubungan yang tidak sehat. Meski affair ini terkesan tulus dan romantis lantaran tidak melibatkan sentuhan fisik, tapi tetap saja hubungan tersebut tidak memiliki landasan kuat. Lakukanlah pula introspeksi kepada diri sendiri. Pasalnya, sedari awal, affair ini terjadi lantaran ketidakmampuan Anda dan pasangan mendeteksi dan menyelesaikan persoalan dalam hubungan. Jika di masa depan masalah serupa muncul lagi, bukan tak mungkin Anda akan mencari solusi dengan menjalin affair baru.
Berawal dari pertemanan,hubungan dekat dengan lawan jenis amat mungkin berkembang menjadi "TTM" alias Teman Tapi Mesra. Sehari saja berlalu tanpa curhat-curhatan dengan si dia, hidup seolah hambar. Hati-hati, soalnya yang Anda lakukan itu sudah menjurus pada emotional affair atau perselingkuhan emosi yang ternyata lebih berbahaya dan lebih sulit diakhiri dibandingkan affair yang sifatnya fisik.
Terbuai Perhatian Lelaki Lain
Menurut para ahli,perselingkuhan emosi kian sering terjadi akhir-akhir ini. Penyebabnya, kata Steven Stosny, Ph.D., penulis buku How to Improve Your Marriage Without Talking About It, tak lain karena banyak di antara kita yang merasa terisolir secara emosi. "Beban kerja yang terlalu tinggi, rutinitas kelewat padat, atau kebanyakan bergaul di dunia maya,semua itu bisa menciptakan jarak emosi dan merenggangkan kedekatan kita dengan pasangan," ujarnya.
Ketika jarak emosi tercipta, kita tidak lagi merasa nyaman dan terbiasa berbagi cerita dengan pasangan. Pada akhirnya, justru diri kita sendiri yang merasa diabaikan dan tidak dicintai. "Perasaan dicampakkan inilah yang memunculkan bibit perselingkuhan emosi. Sebab pada dasarnya setiap orang butuh memiliki keterikatan secara emosi dengan orang lain," kata Stosny.
Perasaan tidak dicintai ini selanjutnya akan memunculkan ketidakpuasan dan perasaan insecure terhadap kehidupan sendiri,entah itu dalam karier, pencapaian pribadi,dan lain-lain. Jika dalam kondisi batin terluka ini muncul pria lain yang menaruh perhatian besar pada diri kita,jangan heran bila kita akan menyambutnya sepenuh hati," tambah Stosny lagi.
Apa Tanda-tandanya?
Sebelum terlanjur "kebablasan", kenali tanda-tanda Anda telah terjerumus ke dalam perselingkuhan emosi:
* Merasa malu kalau pasangan melihat Anda sedang bersama PIL, meski Anda berdua tidak sedang melakukan apa pun yang mencurigakan.
* Merasa excited dan sibuk merapikan penampilan sebelum bertemu dengan PIL.
* Anda merasa lebih nyaman berbagi cerita tentang banyak hal dengan PIL ketimbang dengan pasangan sendiri.
* Mulai merasakan ketertarikan secara fisik kepadanya, meski Anda berulang kali meyakinkan diri sendiri untuk tidak berbuat terlampau jauh.
Meski berhasil menutup-nutupi tanda-tanda ini dari pasangan, tetapi Anda tetap mesti selalu memasang kuda-kuda, karena affair ini sudah pasti akan menggerogoti hubungan Anda dari dalam. Menurut Gary M. Neuman, penulis buku Emotional Infildelity, "Kian tergantung Anda pada diri pasangan baru, maka Anda akan semakin menarik diri dari pasangan resmi. Lama kelamaan, perasaan bersalah akan menyiksa diri sendiri dan semakin merenggangkan ikatan emosi dengan pasangan resmi," ujarnya.
Putus Kontak Sama Sekali
Kalau sudah tiba di titik ini,maka langkah selanjutnya sepenuhnya berada di tangan Anda. Mau memperbaiki hubungan dengan pasangan resmi atau lanjut dengan pasangan baru? Jika ternyata memilih untuk menyudahi affair dan "rujuk" kembali dengan pasangan,maka hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah menguatkan niat. Pasalnya, di mana-mana, yang namanya putus hubungan cinta pasti akan terasa berat dan pahit.
Terlebih, menurut Stosny, satu-satunya cara menuntaskan sebuah affair emosi adalah dengan cara memutuskan kontak sama sekali dengan PIL Anda. "Menyudahi affair tetapi masih terus menjalin kontak lewat e-mail atau telepon malah bisa meningkatkan level godaan dan kadar obsesi Anda untuk kembali menjalin hubungan dengannya," ujarnya.
Tanamkan pula bahwa affair yang Anda miliki itu adalah sebuah hubungan yang tidak sehat. Meski affair ini terkesan tulus dan romantis lantaran tidak melibatkan sentuhan fisik, tapi tetap saja hubungan tersebut tidak memiliki landasan kuat. Lakukanlah pula introspeksi kepada diri sendiri. Pasalnya, sedari awal, affair ini terjadi lantaran ketidakmampuan Anda dan pasangan mendeteksi dan menyelesaikan persoalan dalam hubungan. Jika di masa depan masalah serupa muncul lagi, bukan tak mungkin Anda akan mencari solusi dengan menjalin affair baru.
Solusi Mengatasi Perih di Hati
by Mukjizat Sholat Dan Doa on Monday, October 11, 2010 at 11:53am
Salah satu kedukaan di dalam hidup kita adalah kehilangan sesuatu yang berarti tentu saja membuat kita merasa perih dihati. Terlebih kehilangan orang yang kita cintai dan kita harapkan. Apalagi sampai kita begitu sangat bergantung kepada kehadirannya, maka rasa perih dihati yang mengiringi kepergiannya terasa amat sakit dan mudah untuk disembuhkan luka itu. Setiap benda atau hal yang mengingatkan kita kepada orang tersebut membuat luka hati menganga kembali dan rasa sakit yang menyayat terasa begitu nyeri.
Sejauh mana kenangan itu tersimpan, tergantung hubungan kita dengan orang yang pergi. Cinta dan kasih sayang yang begitu mesra menimbulkan kenangan manis, sedangkan hubungan yang penuh pertengkaran atau penghianatan menimbulkan kebencian yang membara dan setiap tempat, benda, orang dan masalah yang berkaitan dengan orang tersebut menimbulkan rasa nyeri dihati dan kenangan pahit tak terlupakan.
Apa saja yang pernah kita alami baik atau buruk, manis atau pahit tentu saja akan membuat kita teringat oleh kita meski sudah berlangsung sekian tahun yang lalu. Kenangan akan sesuatu adalah bagian dari memori hidup kita yang cepat atau lambat akan berlalu. karena perasaan apapun yang anda miliki boleh saja, bukan benar atau salah melainkan sejauh mana anda bisa mengatasi luka dan perih dihati.
Rasa sakit dan perih kita bisa atasi dan mempergunakan setiap kenangan yang terlintas dipikiran kita terhadap seseorang yang telah meninggalkan kita untuk hal-hal yang positif dan produktif bukan untuk merusak diri kita sendiri. Berserah dirilah pada Allah maka hati akan terisi dengan kebaikan, prasangka baik, dengan kesucian, dengan keyakinan bahwa hidup ini adalah anugerah Allah yang terindah sehingga luka itu tidak terasa perih lagi. Keberserahan diri kepada Allah membuat pikiran-pikiran positif dan produktif, prasangka baik,. Hati dan pikiran yang penuh dengan sifat baik dan mulia, anda akan ikut berubah total. Anda menjadi kuat dan sanggup memikul beban hidup ini menjadi terasa ringan serta mengatasi rasa perih dihati, sebagaimana Allah mengingatkan kita.
'Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang mulia kepada mereka didunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar kalau mereka mengatahui. Yaitu orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka berserah.' (QS. an Nahl : 41-42).
Wassalam,
Salah satu kedukaan di dalam hidup kita adalah kehilangan sesuatu yang berarti tentu saja membuat kita merasa perih dihati. Terlebih kehilangan orang yang kita cintai dan kita harapkan. Apalagi sampai kita begitu sangat bergantung kepada kehadirannya, maka rasa perih dihati yang mengiringi kepergiannya terasa amat sakit dan mudah untuk disembuhkan luka itu. Setiap benda atau hal yang mengingatkan kita kepada orang tersebut membuat luka hati menganga kembali dan rasa sakit yang menyayat terasa begitu nyeri.
Sejauh mana kenangan itu tersimpan, tergantung hubungan kita dengan orang yang pergi. Cinta dan kasih sayang yang begitu mesra menimbulkan kenangan manis, sedangkan hubungan yang penuh pertengkaran atau penghianatan menimbulkan kebencian yang membara dan setiap tempat, benda, orang dan masalah yang berkaitan dengan orang tersebut menimbulkan rasa nyeri dihati dan kenangan pahit tak terlupakan.
Apa saja yang pernah kita alami baik atau buruk, manis atau pahit tentu saja akan membuat kita teringat oleh kita meski sudah berlangsung sekian tahun yang lalu. Kenangan akan sesuatu adalah bagian dari memori hidup kita yang cepat atau lambat akan berlalu. karena perasaan apapun yang anda miliki boleh saja, bukan benar atau salah melainkan sejauh mana anda bisa mengatasi luka dan perih dihati.
Rasa sakit dan perih kita bisa atasi dan mempergunakan setiap kenangan yang terlintas dipikiran kita terhadap seseorang yang telah meninggalkan kita untuk hal-hal yang positif dan produktif bukan untuk merusak diri kita sendiri. Berserah dirilah pada Allah maka hati akan terisi dengan kebaikan, prasangka baik, dengan kesucian, dengan keyakinan bahwa hidup ini adalah anugerah Allah yang terindah sehingga luka itu tidak terasa perih lagi. Keberserahan diri kepada Allah membuat pikiran-pikiran positif dan produktif, prasangka baik,. Hati dan pikiran yang penuh dengan sifat baik dan mulia, anda akan ikut berubah total. Anda menjadi kuat dan sanggup memikul beban hidup ini menjadi terasa ringan serta mengatasi rasa perih dihati, sebagaimana Allah mengingatkan kita.
'Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang mulia kepada mereka didunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar kalau mereka mengatahui. Yaitu orang-orang yang sabar dan hanya kepada Tuhan saja mereka berserah.' (QS. an Nahl : 41-42).
Wassalam,
Minggu, 10 Oktober 2010
SARAPAN PAGI... PENYEJUK IMAN.... Thx
Bismillahirrahmaniirahim
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Ananda, saudara dan sahabatku tercinta...
di
... musim hujan ini... banyak mereka yang dilanda takut dan kelut hatinya
karena musibah melanda...aneka rupa musibah lain juga menyapa, misalnya
peristiwa kecelakaan kereta api dan musibah di Papua..
Namun bilamana
kita perhatikan gelegar guntur kilatnya yang menakutkan dan
menggetarkan sanubari itu, selalu terisi harap nan berbunga...
apa yang diperbuat-Nya tidak sia dan bukan tak mengandung hikmahnya...
"...............
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS 2:216)
Bagi
kita, hamba-Nya, yang diperlukan adalah kesadaran atas apa yang telah
kita perbuat dan lakukan selama ini. Apakah baik ataukah buruk? Apakah
menguntungkan ataukah sebaliknya, merugikan bagi kita?
Sesuatu itu tidak berdiri sendiri, tanpa penyebab.
Tapi juga, merupakan bagian dari perbuatan kita:
"Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tiada menganiaya hamba-Nya." (QS 8:51)
"..........Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat
siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya...... (QS 2:286)
Coba saja bayangkan, bagaimana tingkah laku manusia itu yang sudah kelewatan, seperti yang digambarkan ayat ini:
"Telah
nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan
tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari
(akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Allahpun
memberi peringatan, dan menyuruh kita untuk melihat ke masa lalu, atas
dasar perbuatan kita di masa kini, memperbaikinya di atas kesalahan dan
dosa-dosa kita itu, agar masa depan kita lebih baik dan membahagiakan.
Cobalah simak ayat-Nya ini:
Katakanlah:
"Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan
orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang
yang mempersekutukan (Allah)." (QS 30:42)
Kau tahu bukan
bagaimana akibat kedustaan dan kedurhakaan kaum Tsamut dan Luth
misalnya..? yang melakukan sodomi/ mencintai sesama, lalu mendapat
musibah akibat perbuatannya itu? Bencana tak terkira!
Pernah kutulis puisi: "Allah Maha Pecemburu". Kenapa?
Jika
kita menyembah, taat berbakti kepada selain-Nya, ini sangat
membahayakan diri kita sendiri. Akibat buruk pasti menimpa. Bisa celaka
dunia akhirat.
Oleh karena itu, Dia sangat tidak mentolerir. Sangat
Maha Pecemburu.Tidak mengizinkan. Mencemburui segala tindakan dan
perbuatan yang menyaingi-Nya atau mempersekutukan-Nya dengan sesuatu
apapun. Dia menginginkan kemutlakan cinta hanya kepada-Nya, agar manusia
terhindar dan jauh dari marabahaya!
Ingatlah, orang-orang yang beriman itu sangat cinta kepada-Nya. Dan tidak menjadikan yang lain sebagai tandingan-Nya.
"Dan
di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika
seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka
melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah
semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka
menyesal." (QS 2:165)
KAU TAHU APA ZALIM itu?
Zalim, menempatkan sesuatu tidak berdasarkan proporsi hak/kebenaran.
Allah
adalah Dzat Mutlak yang harus dibadati. Ilah yang harus disembah. Yang
harus dicinta. Dan bukan yang lain, yang menjadi prioritas lebih untuk
disembah, dicinta, diikuti dsbnya. Tidak! Hanya Allah DZat Mutlak yang
harus diibadati dan disembah!
"Allah menyatakan bahwasanya tidak
ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang menegakkan
keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan
yang demikian itu). Tak Ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia.
Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 318)
Dan itulah keadilan. Sebaliknya dari kezaliman. Karena adil, menempatkan sesuatu sesuai propoprsi hak yang dimilkinya...
Nah
sekarang, banyak terjadi penyelewengan terhadap adil dan keadilan itu.
Maka banyaklah musibah dan bencana menimpa manusia, karena ingin
menandingi-Nya dengan selain-Nya yang tak bisa tertandingkan itu. Inilah
kebodohan kezaliman. Manusia tidak bisa memegang amanat ini. Padahal ia
sudah bersedia menyanggupinya. Maka ia disebut zalim dan bodoh. (Lihat
QS 33:72)
Kenapa sih kita tidak mau mencontoh kebaikan-Nya Yang Maha Sangat Baik itu? Yang di-Tangan-Nya segala kebajikan?
"...................... Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesugguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS 3:26)
"..........dan
berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat
baik kepadamu, dan janganlah berbuat kerusakan di (muka) bumi.
Seungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS 28:77)
Juga, contohlah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.. teladan yang baik bagi manusia. Ikutilah. (QS 33:21, QS 4:59)
Berpengharapanlah kepada-Nya dengan penuh harap berbunga. Bukankah Dia telah menyerukan dan menyatakan-Nya juga seperti ini:
Katakanlah:
"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mreka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang." (QS 39:53)
Dan akupun di sini menyisipkan
kata dalam bait puisiku, agar harap itu tetap berbunga, bahkan di tengah
kemelut hati dan rasa takut akibat dosa dan musibah dengan ungkapan
bait seperti ini:
Tiada Sia Atas Makna
oleh: fatma elly
di tengah takut kalut nyelimut
gelegar Guntur-Nya
benderang
petirpun kadang
membuat terang
setelah kilat menyambar
bukankah hujan menyejukkan
sebentar lagi turun…?
basahlah bumi
nyamanlah cuaca
tumbuhlah tunas
mekarlah bunga
nebarlah wangi
di keindahan daunnya menguncup
ditegak batang akarnya menghunjam
di dasar tanah pohonnya nan kokoh
di titik siram airnya menyuburkan
tiada sia atas makna-Nya
menanda...
Nah diriku dan selainnya...
dengan taubatan nasuha, murni memohon maaf,
memperbaiki diri, kemudian beramal saleh untuk bekal tabungan kita di
akhirat kelak (QS 59:18) adalah hal yang selalu harus kita ingat dan jalankan... 'amiin allahumma 'amiin..
Wallahu a'lam.
I> Kilat dan petir ini menanda,
betapa kuasa dan perkasa-Nya Dia
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh
Ananda, saudara dan sahabatku tercinta...
di
... musim hujan ini... banyak mereka yang dilanda takut dan kelut hatinya
karena musibah melanda...aneka rupa musibah lain juga menyapa, misalnya
peristiwa kecelakaan kereta api dan musibah di Papua..
Namun bilamana
kita perhatikan gelegar guntur kilatnya yang menakutkan dan
menggetarkan sanubari itu, selalu terisi harap nan berbunga...
apa yang diperbuat-Nya tidak sia dan bukan tak mengandung hikmahnya...
"...............
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan
boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu;
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." (QS 2:216)
Bagi
kita, hamba-Nya, yang diperlukan adalah kesadaran atas apa yang telah
kita perbuat dan lakukan selama ini. Apakah baik ataukah buruk? Apakah
menguntungkan ataukah sebaliknya, merugikan bagi kita?
Sesuatu itu tidak berdiri sendiri, tanpa penyebab.
Tapi juga, merupakan bagian dari perbuatan kita:
"Demikian itu disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri. Sesungguhnya Allah sekali-kali tiada menganiaya hamba-Nya." (QS 8:51)
"..........Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat
siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya...... (QS 2:286)
Coba saja bayangkan, bagaimana tingkah laku manusia itu yang sudah kelewatan, seperti yang digambarkan ayat ini:
"Telah
nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan
tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari
(akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).
Allahpun
memberi peringatan, dan menyuruh kita untuk melihat ke masa lalu, atas
dasar perbuatan kita di masa kini, memperbaikinya di atas kesalahan dan
dosa-dosa kita itu, agar masa depan kita lebih baik dan membahagiakan.
Cobalah simak ayat-Nya ini:
Katakanlah:
"Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan
orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang
yang mempersekutukan (Allah)." (QS 30:42)
Kau tahu bukan
bagaimana akibat kedustaan dan kedurhakaan kaum Tsamut dan Luth
misalnya..? yang melakukan sodomi/ mencintai sesama, lalu mendapat
musibah akibat perbuatannya itu? Bencana tak terkira!
Pernah kutulis puisi: "Allah Maha Pecemburu". Kenapa?
Jika
kita menyembah, taat berbakti kepada selain-Nya, ini sangat
membahayakan diri kita sendiri. Akibat buruk pasti menimpa. Bisa celaka
dunia akhirat.
Oleh karena itu, Dia sangat tidak mentolerir. Sangat
Maha Pecemburu.Tidak mengizinkan. Mencemburui segala tindakan dan
perbuatan yang menyaingi-Nya atau mempersekutukan-Nya dengan sesuatu
apapun. Dia menginginkan kemutlakan cinta hanya kepada-Nya, agar manusia
terhindar dan jauh dari marabahaya!
Ingatlah, orang-orang yang beriman itu sangat cinta kepada-Nya. Dan tidak menjadikan yang lain sebagai tandingan-Nya.
"Dan
di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan
selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah.
Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika
seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka
melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah
semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka
menyesal." (QS 2:165)
KAU TAHU APA ZALIM itu?
Zalim, menempatkan sesuatu tidak berdasarkan proporsi hak/kebenaran.
Allah
adalah Dzat Mutlak yang harus dibadati. Ilah yang harus disembah. Yang
harus dicinta. Dan bukan yang lain, yang menjadi prioritas lebih untuk
disembah, dicinta, diikuti dsbnya. Tidak! Hanya Allah DZat Mutlak yang
harus diibadati dan disembah!
"Allah menyatakan bahwasanya tidak
ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang menegakkan
keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan
yang demikian itu). Tak Ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia.
Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 318)
Dan itulah keadilan. Sebaliknya dari kezaliman. Karena adil, menempatkan sesuatu sesuai propoprsi hak yang dimilkinya...
Nah
sekarang, banyak terjadi penyelewengan terhadap adil dan keadilan itu.
Maka banyaklah musibah dan bencana menimpa manusia, karena ingin
menandingi-Nya dengan selain-Nya yang tak bisa tertandingkan itu. Inilah
kebodohan kezaliman. Manusia tidak bisa memegang amanat ini. Padahal ia
sudah bersedia menyanggupinya. Maka ia disebut zalim dan bodoh. (Lihat
QS 33:72)
Kenapa sih kita tidak mau mencontoh kebaikan-Nya Yang Maha Sangat Baik itu? Yang di-Tangan-Nya segala kebajikan?
"...................... Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesugguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS 3:26)
"..........dan
berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat
baik kepadamu, dan janganlah berbuat kerusakan di (muka) bumi.
Seungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan."
(QS 28:77)
Juga, contohlah Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.. teladan yang baik bagi manusia. Ikutilah. (QS 33:21, QS 4:59)
Berpengharapanlah kepada-Nya dengan penuh harap berbunga. Bukankah Dia telah menyerukan dan menyatakan-Nya juga seperti ini:
Katakanlah:
"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mreka sendiri,
janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah
mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang." (QS 39:53)
Dan akupun di sini menyisipkan
kata dalam bait puisiku, agar harap itu tetap berbunga, bahkan di tengah
kemelut hati dan rasa takut akibat dosa dan musibah dengan ungkapan
bait seperti ini:
Tiada Sia Atas Makna
oleh: fatma elly
di tengah takut kalut nyelimut
gelegar Guntur-Nya
benderang
petirpun kadang
membuat terang
setelah kilat menyambar
bukankah hujan menyejukkan
sebentar lagi turun…?
basahlah bumi
nyamanlah cuaca
tumbuhlah tunas
mekarlah bunga
nebarlah wangi
di keindahan daunnya menguncup
ditegak batang akarnya menghunjam
di dasar tanah pohonnya nan kokoh
di titik siram airnya menyuburkan
tiada sia atas makna-Nya
menanda...
Nah diriku dan selainnya...
dengan taubatan nasuha, murni memohon maaf,
memperbaiki diri, kemudian beramal saleh untuk bekal tabungan kita di
akhirat kelak (QS 59:18) adalah hal yang selalu harus kita ingat dan jalankan... 'amiin allahumma 'amiin..
Wallahu a'lam.
I> Kilat dan petir ini menanda,
betapa kuasa dan perkasa-Nya Dia
Jumat, 08 Oktober 2010
BELAJAR......
Hidup adalah BELAJAR.......
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,
Allah beri senyum di tiap Air Mata,
Hikmah di tiap Cobaan,
Jawaban di tiap Do'a &
Maaf di tiap Kesalahan.
Belajar Bersyukur Meski tak Cukup,
Belajar Ikhlas Meski Tak Rela,
Belajar Taat Meski Berat,
Belajar Memahami Meski Tak Sehati,
Belajar Sabar Meski Terbebani,
Belajar Setia Meski Tergoda,
Belajar Memberi Meski Tak Seberapa,
Belajar Mengasihi Meski Disakiti,
Belajar Tenang Meski Gelisah,
Belajar Percaya Meski Susah,
Allah beri senyum di tiap Air Mata,
Hikmah di tiap Cobaan,
Jawaban di tiap Do'a &
Maaf di tiap Kesalahan.
Perbedaan itu INDAH........
Wanita adalah :
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak-anak kamu, walaupun dengan penuh rasa yang sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai hari tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kamu gagal berpuluh-puluh kali bahkan beratus-ratus kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untuk kamu. Bahkan dia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kamu menyakitinya, dia tetap berada disampingmu.
Pria adalah :
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kamu sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.
Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan-perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain. Dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat, terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran. Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu! Mengisi hari-hari kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya. Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? Walaupun banyak hal dimana kenyataannya tidak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.
Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : semangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk introspeksi.
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik.
1. Orang yang akan mendampingimu seumur hidup.
2. Orang yang akan melahirkan anak-anak kamu, walaupun dengan penuh rasa yang sakit.
3. Orang yang merawatmu sampai hari tua.
4. Orang yang akan merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang akan selalu mendukung walau kamu gagal berpuluh-puluh kali bahkan beratus-ratus kali.
6. Orang yang memberikan hidupnya untuk kamu. Bahkan dia membuang egonya demi bersamamu. Bahkan saat kamu menyakitinya, dia tetap berada disampingmu.
Pria adalah :
1. Orang yang akan menjagamu seumur hidupmu.
2. Orang yang berkorban untukmu.
3. Orang yang menafkahimu.
4. Orang yang merawatmu pada saat kamu sakit.
5. Orang yang memelukmu pada saat kamu sedih.
6. Orang yang ingin membuatmu bahagia.
Mereka sama berharganya, hanya saja mereka mempunyai perbedaan-perbedaan yang kadang membuat mereka menyakiti satu sama lain. Dan itu hanya dapat diatasi dengan pengertian dari kedua belah pihak.
Hidup itu singkat, terlalu singkat untuk berbagai pertengkaran. Mengapa tidak kau bahagiakan saja pasanganmu! Mengisi hari-hari kalian dengan penuh cinta, dan membuat pasanganmu tersenyum lebih lebar tiap harinya. Bukankah itu lebih baik dan bahagia dibanding saling menyakiti? Walaupun banyak hal dimana kenyataannya tidak mudah untuk dilalui, bahkan terkadang enggan untuk melaluinya.
Melihat ke atas : memperoleh semangat untuk maju.
Melihat ke bawah : bersyukur atas semua yg ada.
Melihat ke samping : semangat kebersamaan.
Melihat ke belakang : sebagai pengalaman berharga.
Melihat ke dalam : untuk introspeksi.
Melihat ke depan : untuk menjadi lebih baik.
Senin, 04 Oktober 2010
KESAKSIAN TETANGGA KELAK....
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tida...k menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri.” (An-Nisa’: 36)
Jangan sampai tetangga kita memberi kesaksian yang buruk kepada kita. Perhatikanlah sampah rumah kita, jangan sampai dibuang ke pekarangan mereka. Jangan keraskan suara radio kita hingga mengganggu tidur tetangga. Jangan biarkan anak-anak Anda memamerkan mainan barunya yang membuat anak tetangga Anda iri sementara orang tua mereka tidak mampu membelikan. Tentu ini sangat menyakitkan hati mereka. Masih banyak lagi perbuatan yang harus kita jaga agar tidak menyakiti tetangga. Ketahuilah, mereka akan bersaksi tentang semua perangai kita di harapan Allah kelak! Semoga mereka memberi kesaksian bahwa kita orang baik dan Allah swt. mengganjar kita dengan surga.
Jangan sampai tetangga kita memberi kesaksian yang buruk kepada kita. Perhatikanlah sampah rumah kita, jangan sampai dibuang ke pekarangan mereka. Jangan keraskan suara radio kita hingga mengganggu tidur tetangga. Jangan biarkan anak-anak Anda memamerkan mainan barunya yang membuat anak tetangga Anda iri sementara orang tua mereka tidak mampu membelikan. Tentu ini sangat menyakitkan hati mereka. Masih banyak lagi perbuatan yang harus kita jaga agar tidak menyakiti tetangga. Ketahuilah, mereka akan bersaksi tentang semua perangai kita di harapan Allah kelak! Semoga mereka memberi kesaksian bahwa kita orang baik dan Allah swt. mengganjar kita dengan surga.
Langganan:
Postingan (Atom)
