Senin, 31 Maret 2008

MISI AKU................

Minggu, 30 Maret 2008.

Seminggu ini aku disibukkan dengan urusan TRAINING untuk tanggal 12-13 April 2008 (diundur seminggu dari tgl. 5 - 6 April 2008). Sebetulnya sih SEDIH juga….. 10 orang yang pasti ikut akhirnya mundur satu per satu menjadi 5 orang aja, alasannya ada yang ga bisa cuti tanggal segitu (Suaminya Monic, Pilot Lion Air dan Monic pun ga mau ikut kalo suaminya ga bisa…..) Adalagi, “Sorry ya lik, tanggal 12 Lucky keluar kota” (Tia ttg blkg rumahku). Adalagi, “Yaa Mb Like, kenapa di undur… aku sama bapaknya kalo minggu kedua ada acara keluarga sama Mertuaku, aku ga enak kalo ga datang”. Yaa ALLAH… semoga Mas Aji, Ibu Budi, Bu Margo, Tini & Suaminya ga ikut-ikutan MUNDUR hanya karena WAKTU.

Tapi walaupun begitu aku tetap OPTIMIS aku bisa mengantar 10 orang, INSYA ALLAH bisa 20 orang. Ga tau kenapa HATI KECIL aku begitu YAKIN dan PERCAYA bahwa ALLAH akan MEMUDAHKAN urusan ini.

Dan yang membuat aku semakin SEMANGAT, saat MT As Sakinah Ibnu Sina mau memberi kesempatan kepada ESQ 165 untuk mengisi GMAH (Gerakan Moral Asma ulHusna) di Masjid Ibnu Sina Al Azhar 15 Pamulang, Kamis 3 April 2008. Jam 8.30 – 11.00 WIB. Dah gitu undangannyapun TERBUKA UNTUK UMUM. Subhanallah…. Artinya aku bisa memanggil Majelis Ta’lim lain di sekitar Perum Villa Pamulang seperti MT At Taqwa, MT At Taubah dan juga MT Az Zahra.

Yaa ALLAH, Engkau telah membukakan jalan KEMUDAHAN buatku….

Walaupun ada segelintir orang yang menganggap aku mengambil KEUNTUNGAN dari EVENT ini , tapi aku PERCAYA hanya Engkau yang TAHU apa yang ada DIHATIKU. Maka jika aku masih bisa MEMINTA, Mohon AMPUNI aku jika berharap EVENT Kamis nanti dapat berjalan dengan BAIK dan LANCAR sehingga dapat MEMBUKA HATI dan mengantar HAMBA2 yang Engkau beri PETUNJUK untuk ikut dalam TRAINING ESQ di BSI BSD pada tanggal 12 – 13 April nanti. Semata-mata KARENAMU. Amin……..

Misi AKU, AKU bukan pegawai atau karyawan yang dibayar atau di gaji oleh ESQ, AKU hanya seorang ALUMNI (itupun masih seumur JAGUNG / sebulan lalu ikut TRAINING ESQ). Tapi SUBHANALLAH… ± sebulan ini, begitu banyak perubahan yang terjadi dalam hidup aku, bahkan berdampak positif bagi keluarga aku, padahal dalam Rumah Tangga aku baru aku yang ikut training ini (Insya ALLAH, Mas Aji dan anak2 akan menyusul).

DAN aku merasa ini ILMU yang luar biasa, yang Insya ALLAH bisa merubah jalan hidup seseorang LEBIH BAIK, LEBIH BERARTI dan BERMAKNA. Amin…

DAN Kalau saja SEMUA ORANG bisa MENJALANI HIDUP INI sesuai dengan ORBIT yang telah di gariskan dan tidak melakukan atau berusaha KELUAR DARI ORBIT–nya. Aku PERCAYA dan YAKIN. Insya ALLAH…. Bangsa kita akan BANGKIT kembali dari keterpurukan ini dan yang disebut MENUJU INDONESIA EMAS 2020 akan tercapai.

Semoga ALLAH SWT senantiasa memberi

PETUNJUK (Yaa Haadii….), MELAPANGKAN (Yaa Baasith)

Dan

MEMBUKA HATI (Yaa Fattaah) KITA,

AMIN YAA ROBBAL ALAMIN……

Kamis, 27 Maret 2008

Thank's ESQ

Senin, 24 Maret 2008.

Ga terasa dah sebulan aku ikut Training ESQ, dan sampai saat ini kalo ditanya apa yang masih membekas di lubuk hati aku. Maka aku akan menjawab…….

Kata2 dan gerakan Mas Tedy, yang dikutib dari SQ 91 : 1 – 10

Demi matahari dan sinarnya di pagi hari

Demi bulan apabila dia mengiringi

Demi siang hari apabila menampakkannya

Demi malam apabila dia menutupinya

Demi langit serta seluruh pembinaannya

Demi bumi serta seluruh penghamparannya

Demi jiwa serta seluruh penyempurnaannya

Allah mengilhami kefasikan dan ketaqwaan

Beruntunglah bagi yang mengsucikannya

Merugilah bagi yang mengotorinya

Subhanallah……..

Pemandangan yang paling indah sejak saat itu adalah melihat indahnya langit di pagi dan sore hari, saat MATAHARI menampakkan diri di ufuk timur dan saat beranjak tenggelam di ufuk Barat, Subhanallah…. 36 thn sudah aku menyia-nyiakan pemandangan yang begitu SEMPURNAH ciptaan ALLAH SWT. Dan ALhamdulillah lewat ESQ mata hati aku di buka………

Ikuta ESQ di JHCC 21 & 22 Mar 08

Jum’at 21 Maret 2008.

Aku ga ingat kapan terakhir aku naik ANGKUTAN UMUM, perasaan kayanya dah lamaaaaaaaaaa banget. Dan hari ini aku melakukannya lagi JUST ALONE, ternyata…….. I’m happy, I’m enjoy and have fun tuuuuhh…..!!! Coba Jakarta setiap hari seperti ini, pasti asyik banget. Ga ada kemacetan, ga ada kesembrautan (pengemudi angkot), Semua bisa lancar-lancar aja, Insya ALLAH semua bisa tepat waktu. Bahkan polusi pun akan berkurang.

Sayang semua ini maybe hanya bisa kita nikmati 20-23 Maret, heeee……

Perjalanan aku hari ini berawal dari Masjid Agung Al Azhar Jakarta Selatan, menyaksikan pertandingan silat se AL AZHAR dan kebetulan salah satu pesertanya adalah anakku, ICAN. setelah menunaikan shalat Dhuhur di masjid itu, aku menuju HALTE busway yang kebetulan berada persis di depan Masjid Agung. Dah lama juga aku ga ngerasain suasana jalan menuju halte bus yang naik turun tapi datar seperti saat ini. Capek juga sih… tapi pasti tidak secapek kalo naik turunnya berbentuk tangga. Iya khan….?

Setelah bayar tiket Rp.3500,- aku masuk, ± 1 menit kemudian Busnya pun datang, karena penumpangnya cukup banyak sehingga aku tidak melihat ada bangku yang kosong, akupun memutuskan untuk berdiri saja. Berhubung jarak antara Gelora Bung Karno dan Masjid Agung Al Azhar tidak begitu jauh maka hanya dalam tempo ±10 menit aku dah nyampe di JHCC (sebelumnya menggunakan ojek dari halte Gelora BK Rp.5000,-).

Hari ini aku ingin mengikuti ESQ di JHCC yang di bawakan oleh Bp. Ari Ginanjar langsung tgl 21-23 Maret. Walaupun aku tidak bisa ikut full day and everyday, tapi aku ingin melihat, merasakan sendiri perbedaan ikut ESQ kelas Eksekutif dan kelas Reguler.

DAN……… perbedaan yang paling MENCOLOK adalah DINGIN nya ruangan di JHCC yang membuat aku meringkel gemetaran apalagi kalo abis WUDHU…. Subhanallah, ga kuat!!!!

Kalo MATERI pastilah ada plusnya di banding REGULER dan dari hasil wawancara aku dengan beberapa orang ibu, Katanya “Enakkan ikut Eksekutif lebih lengkap kalo yang regular ada yang ke potong2”. Adalagi Ibu yang bilang “Aku kesini bersama keluarga (5 org) hitung2 rekreasi spiritual, Murah, Meriah (bawa bekal sendiri) Insya ALLAH pulangnya bisa menambah ketebalan iman kami (amiiiiin….)”. Asyik juga yaaa, boleh di contoh tuh!!! Adalagi, “Berhubung waktu itu aku ga punya duit ikut eksekutif, ya aku ikutan regular aja. Dan Alhamdulillah aku dah beberapa kali ikutan kelasnya Pak Ary. Tapi tetap aja kesan yang paling mendalam dan berasa banget tuh waktu ikut pertama kali dikelas reguler itu”. Kayanya yang ini sama dhe dengan AKU, heee….

Thank’s ya Mas Tedy Maulana……….., I always remember U and U’r style, too if U said, “ QS 91 : 1 – 10”. I like it and I want be able to do it. And I like see U if flying as the bird, too. The feel as Hadits Qudzi “Sesungguhnya, nyawa orang BERIMAN seperti BURUNG yang hinggap di atas POHON SYURGA, dan dia akan datang kembali saat hari kiamat”.

(Artinya Dia ga perlu melewati waktu di dlm KUBURAN yang sempit. Yaaa ALLAH…. I will be like the bird,too)

Dan untuk hari ini, saat ikut kelas Pak Ary yang bikin aku Huug, huug, huug…. Saat Pak Ary membacakan Hadits Qudzi lagi………

“Sesungguhnya, AKU telah menyiapkan SYURGA bagi orang2 yang BERTAQWA. Namun sebelum engkau masuk maka AKU akan membersihkannya terlebih dahulu dari SYETAN. Dan tempat KU di dunia adalah DIHATIMU, Maka sudahkah engkau MEMBERSIHKAN HATIMU dari SYETAN….???????!”

Oooh, my GOD please forgive ME….

Selasa, 18 Maret 2008

5 Hari bersama AMANAH

Selasa, 18 Maret 2008.

Jam 13.06 Wib, sesaat setelah ambil wudhu untuk menunaikan shalat dhuhur di Masjid Ibnu Sina Al Azhar Pamulang aku menerima sms :

“Allah jangan pernah lepaskan kami dari genggaman MU… peluklah kami dalam rengkuhan MU.. tuntunlah langkah kami dalam perjuangan ini, satukan kami walau kami berjauhan, dekatkanlah hati kami, semua dalam mencari hidayahmu selamanya……”

Saat itu aku langsung membalas sms Mb Delina, “Amin…”.

Lalu akupun menunaikan shalat dhuhur. Setelah selesai sejenak aku berdoa, sembari menghabiskan waktu menunggu Mas Ican pulang sekolah jam 14.00 Wib.

Pada saat berdoa itu aku teringat sms tadi, lalu aku buka dan membacanya lagi, entah kenapa AIR MATA aku mengalir membasahi pipiku aku merasa ada sesuatu yang membuat hati aku bergetar dan aku merasa kata-kata itu INDAH sekali.

Mb Del…. 5 hari ini aku dah memcoba menyebarkan amanah itu bahkan aku kombinasikan dengan job aku, juga dengan kesibukan aku yang lain, aku merasa semuanya mudah2 aja… gampang2 aja… asyik2 aja… ga ada beban sama sekali bahkan sepertinya semuanya juga ringan2 aja…. Aku ga ngerti apakah itu karena KEMUDAHAN yang diberikan ALLAH kepada ku, tapi yang pasti aku bisa merasakan PERBEDAAN ini. Sebelumnya…… aku merasa tidak semudah, tidak segampang, tidak seasyik bahkan tidak seringan yang aku rasakan saat ini.

Amanah itu mengalir aja, berbarengan dengan job serta urusan aku yang lainnya, Yaa ALLAH…. Biarkanlah semua ini mengalir….. mengalir….. dan mengalir….. ujungnya kemana… hasil akhirnya bagaimana…. Semuanya ku serahkan kepada MU. Karena aku menjalani semua ini semata-mata karena MU… Aku percaya ENGKAU melihat.. (Yaa Bashiir) mendengar.. (Yaa Samii’) mengawasi.. (Yaa Roqiib) menyaksikan.. (Yaa Syahiid) semua yang kami lakukan. Dan aku yakin INSYA ALLAH engkau akan memberi YANG TERBAIK, amiiinnnn……0

Sabtu, 15 Maret 2008

BISMILLAH......

Jumat, 14 Maret 2008.

Dengan mengucapkan,

“ BISMILLAHI RAHMANIRROHIM “

Aku menerima tawaran dari Mb Delina kemarin pagi……

Yaa ALLAH….

berikanlah hamba PETUNJUK dan KEMUDAHAN

untuk menjalankan AMANAH ini.

Dan tetapkanlah HATI hamba untuk menjalani

SEMUA… SETIAP… dan SEGALA….

amanah yang saat ini hamba emban

SEMATA-MATA KARENA – MU.

Aminnn…………….

Yaa Haadii… Yaa Baasith… Yaa Wakiil…

Rabu, 12 Maret 2008

ANNIVERSARY

For my HONEY,


Siswaji Sumaryono Sumardjie



Hari ini adalah hari yang BERSEJARAH buat Bunda,

13 TAHUN

menjalani kebersamaan dengan AYAH

dalam SUKA dan dalam DUKA .



Banyak MANIS2-nya tapi juga ada PAHIT2-nya,

semua itu Bunda anggap sebagai PENAWAR ,

karena sesuatu yang TERLALU MANIS juga tidak baik.




* Rasa CINTA , rasa SAYANG , rasa RINDU

Menghadirkan ALIA , ICAN dan HANA di tengah2

* KITA BERDUA .



THANK’S AYAH,

You always give THE BEST for your family,

for your children and specially for ME.

I think all so SWEET

And

THANK’S ALLAH ,

I hope ……

This FAMILY will be


SAKINAH MAWADDAH WA RAHMAH


Amiiinn……


I love U,

Bunda L I K E


Selasa, 11 Maret 2008

Liburan X ini, BEDA.

Minggu, 9 Maret 2008.

Alhamdulillah …….

Week end kemaren aku bersama keluargaku liburan ke Bandung lagi, tapi kali ini tujuannya ke KAWAH PUTIH, Permandian Air Panas RANCAUPAS dan Kebun Strawberry di Ciwidey Bandung Jawa Barat.

Dan rekreasi aku kali ini jauh lebih berkesan di banding sebelum-sebelumnya. Padahal ini kali kedua lho aku ke Ciwidey. Apa yang membuat BEDA…..?! padahal mau ke CIATER Subang Jabar, ke TANGKUBAN PERAHU Lembang…. yang dilihat dan yang dirasakan ga jauh beda juga?!

Mau tahu apa yang membuat BEDA…… Yang beda adalah HATI-nya. Ya IKHSAN!!!

Sepanjang jalam aku bisa menikmati indahnya ALAM, padahal selama ini mah lewat, lewat aja…. Aku bisa merasakan betapa ALLAH menciptakan alam ini begitu sempurnah dan amat sangat INDAH, AWAN yang terbentang luas dengan warna yang begitu lembut membuat hati jadi tenang, GUNUNG yang menjulang tinggi, berdiri dengan gagah perkasa semakin membuat aku menyadari betapa kecilnya dan ga ada apa2nya aku di banding gunung itu. Hamparan SAWAH dan KEBUN TEH yang hijau membuat mata aku jadi terang kembali, Pohon-pohon, bunga-bunga, sungai bahkan binatang pun, aku bisa memandang semua itu dengan rasa kagum, SUBHANALLAH………

Memasuki kawasan KAWAH PUTIH (Rp.10.000,-/org) tempat pertama tujuan rekreasi kami kali ini, tak jauh beda dengan TANGKUBAN PERAHU, sepanjang perjalanan di kelilingin dengan hutan pinus dan pohon-pohon tua, sesampai di tempat parkir pun ga jauh beda, suasana ramai pengunjung serta para penjual berjejer dengan rapi di sekeliling parkiran itu. Udara yang terasa begitu sejuk dan dingin membuat perasan menjadi NYAMAN, Udara seperti ini tidak akan kita temukan di JAKARTA.

Aku menarik nafas sedalam-dalamnya lalu kemudian perlahan aku melepaskannya………….. ALHAMDULILLAH, perasaan aku saat itu begitu lega, legaaa banget….. Inilah pertama kali aku melakukannya dengan HATI, aku merasakan beda, rekreasi kali ini memang BEDA.

Saat berjalan menapaki anak tangga menuju KAWAH PUTIH, “Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillah Wallahu Akbar…. “, itulah kata yang terucap dibibir aku saat melihat begitu INDAHnya pemandangan di tempat itu, Kawah Putih terhampar luas, hijau membentang dikelilingi gunung2 yang tinggi berhiaskan kabut tipis. Subhanallah, begitu INDAH dan SEMPURNAHnya ciptaan ALLAH SWT.

Kembali ku hirup perlahan udara di sekitar situ, lalu kemudian ku lepaskan perlahan-lahan, dan apa yang terjadi…. “Huug,huug,huug!”, Aku malah terbatuk-batuk. Mungkin karena aroma belerang yang begitu kental tercium. Setelah puas memandang sekitarnya, aku mengajak suamiku dan anak2 untuk fhoto bersama. Setelah itu kami pun meremdam kaki kami di air itu, terasa hangat padahal udara di sekitar situ sangatlah dingin, ALLAHU AKBAR…. Allah Maha Besar!

Karena begitu menikmatinya suasana alam KAWAH PUTIH saat itu, hingga tak terasa waktu pun menunjukkan pukul 3.30 WIB, tiba-tiba dari kejauhan kabut tebal turun perlahan .... perlahan..... perlahan tapi pasti. Lalu kemudian menutupi Kawah itu hingga akhirnya tak terlihat lagi hamparan hijau tadi berganti hamparan kabut berwarna abu-abu kegelapan, SUBHANALLAH…. Engkau telah memperlihatkan aku sesuatu yang LUAR BIASA.

Karena udara semakin terasa dingin dan menusuk, kami pun segera berlalu dari tempat itu menuju ke parkiran. Tak lama setelah kami berada di atas mobil, HUJAN pun turun dengan derasnya…… ALHAMDULILLAH, sekali lagi engkau memperlihatkan aku KEHENDAKMU. Padahal tadi udara begitu cerahnya.

Kamipun pulang, kembali melewati jalan yang dikelilingi hutan pinus tadi. Tetapi setengah dari perjalanan kami hujanpun perlahan berkurang, hingga sebelum sampai tiba di pintu keluar ± 2 km, kami menemukan jalan yang kering yang tidak di guyur HUJAN (sepertinya hujannya sepotong-sepotong). YAA ALLAH… Engkau telah melindungi kami dari HUJAN.

Setelah itu kamipun menuju ke Permandian Air Panas, RANCAUPAS. ± 1 km dari Kawah Putih (Rp.5.000,-/org). Disana terdapat 2 bh kolam air panas, yang kecil dan yang besar serta dikelilingi dengan pohon-pohon tinggi, Sayangnya kolam yang besar sepertinya kurang terawat, lantainya pun terasa sangat licin karena di tutupi lumut sehingga airnya pun terlihat berwarna hijau lumut. Beda dengan kolam yang satunya lagi, walaupun ukurannya hanya setengah dari yang besar dan cetek alias dangkal aja, tapi warna airnya masih terlihat lebih muda dan airnya pun lebih hangat di banding kolam yang besar.

Aku dan keluarga berenang dan berendam, ikut bergabung dengan pengunjung lain yang kebetulan sore itu belum begitu ramai, Akupun kali ini begitu menikmati air panas di kolam itu. Lalu aku meminjam ban berenang yang disewa anakku untuk ku jadikan bantal kepala. Sambil terapung di atas air kolam, aku memandang keatas melihat langit dan awan terbentang luas tak bertepi, MENAKJUBKAN. Padahal Aku sering melakukan hal ini setiap kali berenang, tapi baru kali ini aku begitu menikmatinya sepenuh H A T I…. Kutarik nafas panjang dan perlahan ku lepaskan…. “Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillalah Wallahu Akbar”, kembali terucap dalam bathinku.

Jam 5.00 WIB suasana di tempat permandian semakin ramai dan sepertinya makin sore pengujung pun makin banyak. Akhirnya kami pun memutuskan untuk berhenti berendam dan segera pulang. Sama seperti di Kawah Putih tadi, sesaat setelah kami sudah diatas mobil, HUJAN pun turun dengan derasnya…….

Sekarang perjalanan terakhir kami adalah PULANG, tapi sebelum itu kami masih punya satu tempat yang WAJIB hukumnya bagi anak-anak untuk mampir, yaitu MEMETIK STRAWBERRY. Sebetulnya kami sudah punya satu tempat yang jadi langganan kami sekeluarga, berhubung tempatnya paling dekat dari SOREANG Bandung (IB Strawberry Rp.16.000,-/kg) akhirnya aku memutuskan untuk mencari tempat lain saja, mengingat waktu yang sudah sore dan sebentar lagi memasuki saat magrib, pastinya akan gelap dong… dan aku ga yakin anak-anak akan mau memetik strawberry di kegelapan, belum lagi kalau becek karena hujan. Dan kamipun memutuskan untuk mampir di KURNIA STRAWBERRY (Rp.35.000,-/kg) ± 4 km dari Kawah Putih. Mahal yaaa.... tapi mau gimana lagi, karena sebentar lagi adzan magrib dan kami hanya punya waktu tersisa ± 30 menit untuk memetik strawberry.

Sesampai disana, anak2 pun langsung mengambil keranjang lalu pergi kekebunnya untuk memetik buah yang bentuknya seperti HATI, warnanya merah dan rasanya asem2 manis, bernama Strawberry. Aku ga ikutan karena SANDAL ku di pakai oleh anakku, Alia. Aku hanya duduk2 dibalai-balai sambil membuatkan MIE CUP dan menunggu BAJIGUR + susu (Rp.3.000,-/gls) pesanan suami dan anak-anak.

Dikejauhan aku melihat mereka begitu antusiasnya memetik satu per satu strawberry. Rasanya senang sekali melihat mereka begitu menikmatinya bahkan ponaanku ada yang metik makan metik makan metik makan, lucu aja aku melihatnya……

Sampai akhirnya di kejauhan terdengar samar-samar suara Adzan Magrib berkumandang, merekapun kembali satu per satu dengan membawa keranjang strawberry yang telah terisi penuh. “Bundaaaa, lihat aku strawberrynya banyak dan gede-gede!”, kata sibungsu Hana. “Si Ican curang bunda, masa di makan mulu”, kata si sulung Alia melapor padaku. “Si Devi juga!”, kata si ganteng Ican membela diri. He,he,heee…. Aku hanya tertawa menanggapi omongan mereka.

Begitulah perjalanan week end aku kali ini, aku merasa BEDA dengan perjalanana-perjalanan aku sebelum-sebelumnya. Setidaknya kali ini aku benar-benar menikmati semuanya dengan sepenuh HATI, sehingga aku bisa benar-benar menyadari dan merasakan bahwa semua yang ada di dunia ini adalah CIPTAAN ALLAH SWT, Semuanya INDAH dan MENGAGUMKAN, dan bila DIA ber-KEHENDAK maka tak satupun dapat menghalangi-Nya, seperti HUJAN….atau perjalanan yang LANCAR2 aja, atau…. kami pergi dan bahkan sampai kembali kerumah dalam keadaan BAIK. Alhamdulillah, walaupun pulang tadi di Tol Cipularang bawa mobilnya sambil ngatuk, kalau ALLAH MELINDUNGI dan BERKEHENDAK selamat, maka Insya Allah SELAMATLAH kami sekeluarga bahkan tanpa kekurangan suatu apapun kecuali materi, heeee…..

Insya Allah, Aku percaya Allah memiliki sifat YAA BAASITH, YAA ROZZAAQ, YAA MUJIIB….. amiiiinnnnn

Wassalam

Jumat, 29 Februari 2008.

Jakarta 5 Desember 2001, SUAMI ku membelikan aku sebuah buku ESQ by Ari Ginanjar Agustian. Tapi tahu ga bagaimana nasib buku itu sekarang…… apakah aku membacanya?.. Apakah aku memahaminya?.. Apakah aku mengerti maksud dari isi buku itu?.. Jawabnya HAMPIR TIDAK,

Buku itu masih ada… Aku membacanya… tapi sayangnya sampai terakhirku baca (bahkan aku lupa, kapan…) hanya sampai di halaman 71, II.1.b BIJAKSANA. Trusss, Apakah aku paham…. Sepertinya juga TIDAK, karena aku membacanya dengan dicicil dan dengan tenggang waktu yang kadang cukup lama. Aku juga bukan termasuk orang yang cukup cerdas untuk mengerti maksud dari isi buku itu, rasanya bacaan itu terlalu berat buat aku. Padahal, SETIAP sebelum aku membaca buku itu, aku selalu membaca sebuah doa yang sengaja aku tulis tangan di lembar depan PROLOG. “Bismillahi rahmani rahim. Yaa ALLAH... Segala puja & puji ku panjatkan kehadirat MU, Mudahkanlah segala urusanku, ringankanlah segala bebanku, lapangkanlah dadaku, hatiku & pikiranku agar apa yang aku baca mudah aku pahami dan aku mengerti, Amiiinnn….”. Itulah bunyi doaku.

Rabu 13 Februari 2008, aku diajak teman untuk ikut Pengajian di kompleks Perumahannya di Villa Dago katanya tentang ESQ, Entah kenapa saat itu aku begitu antusias apalagi yang aku tahu selama ini ESQ itu, MAHAL. Rasanya rugi sekali kalo aku ga datang, ditambah lagi “GRATIS LHO” kata temanku, hee… emang yang GRATIS itu selalu menarik dan mengundang perhatian, apalagi ibu-ibu seperti aku yang PASPASAN.

Setelah mengantar anakku sekolah, aku langsung ikutan meluncur ke Perumahan Villa Dago, sesampai disana sepertinya dah mulai 10 menit yang lalu. Inti dari pertemuan itu, kami dikenalkan apa itu ESQ, apa itu 165 dan bagaimana melatih mengimbangkan otak kanan dan otak kiri untuk menghapal dengan mudah nama-nama ALLAH, ASMA ALHUSNA.
Berhubung jam 11 aku harus menjemput Hana anakku, maka akupun pergi lalu kembali lagi untuk mengikuti ESQ itu bersama Hana. Dan saat aku datang aku melihat dan mendengar Ibu-ibu yang ada di sekitar tempat dimana aku duduk pada MENANGIS tersedu-sedu, aku bingung “MENGAPA MEREKA PADA MENANGIS….?”. Setelah BERDOA, kami berdiri untuk saling bersalaman dan memohon maaf.

Jujur saja, aku semakin BINGUNG karena setiap Ibu-ibu yang aku salami itu benar-banar berlinangan air mata dan rasanya emang semua pada menangis, mungkin hanya aku saja yang tidak karena aku BINGUNG, ada apa..? mengapa?.. Dan pertanyaan pertanyaan di bathin aku itu membuat aku semakin penasaran bahkan menjadikan aku antusias untuk bertanya dan bertanya terus kepada Mb. Delina dan Mb Kumala saat itu. Heee…. Sayangnya aku belum juga menemukan jawabannya bahkan semakin membuat aku penasaran untuk lebih mengenal dan mengetahui lebih jauh Training ESQ itu seperti apa. Tapi kalo liat harga yang harus aku bayar sebesar ± Rp. 1 juta – Rp.1,- rasanya gimanaaaa begicuuuuu…..he,he,heee!

Sabtu 16 Feb 2008, Seperti biasanya setiap Sabtu sore bila ga ada acara keluarga bersama suami dan anak2ku, aku berusaha untuk hadir di pengajian kompleks perumahanku, MT Az Zahra. Dan kebetulan hari ini Ibu Lilis sebagai penceramahnya. Di akhir-akhir pertemuan Beliau sempat mengucapkan kata ESQ, maka bertanyalah aku kepada Beliau “Apakah Ibu dah pernah ikut Trainingnya? Apa yang Ibu rasakan waktu itu, bisa ga shering ke kita manfaatnya? Dan mengapa ESQ itu MAHALLLL…..?” Ibu Lilis tertawa mendengar pertanyaan aku. Dengan bijaksananya dia menjawab “ILMU itu MAHAL, sayapun ga bisa seperti ini bila ga ada proses, saya sekolah saya kuliah dan sampai akhirnya seperti ini, semuanya karena ALLAH lewat rejeki yang diberikan-NYA, maka merugilah mereka yang jarang datang ke tempat2 pengajian seperti saat ini, karena disinilah kita bisa mendapatkan, menambah ILMU dan WAWASAN kita dengan MUDAH dan MURAH, tapi kembali kepada NIAT lagi apakah kita ingin BERUBAH lebih baik atau tidak, Ibu pun waktu itu ikut karena di bayarkan oleh tempat dimana Ibu bekerja, seandainya bayar sendiri mungkin Ibu akan berpikiran sama dengan Mb Like saat ini. Tapi…. kalau Ibu-ibu bisa apalagi mampu, kenapa tidak…. Insya Allah manfaatnya banyak”, Begitulah penjelasan Beliau.

2 hari kemudian tepatnya tgl. 18 Februari pagi, Mb Kumala menelpon aku untuk konfirmasi apakah aku jadi ikut Training ESQ yang diadakan tgl. 23-24 Februari nanti, Saat itu entah kenapa aku langsung menjanjikan akan ikut serta, hanya saja aku butuh waktu karena harus ngomong dulu sama suamiku. Padahal…. aku tahu banget saat itu kondisi keuangan kami sangat minim, kalaupun ada… itu hanya untuk hidup keluarga kami sampai akhir bulan. Iiih, kebayang ga….

Malamnya saat aku duduk santai ngobrol bareng dengan suamiku tercinta, ku ungkapkanlah keinginan hatiku untuk ikut training ini, dan suamiku pun berkata: “Kalau ada duitnya ikut”. “Kalo ga ada……..?” Tanya ku. “Pake aja dulu duit siapa, Insya Allah keganti koq”. Jawab suamiku datar. “Benar nih Yah…?” jawabku ga percaya. Suamiku hanya mengangguk. “Kalau gitu, Bunda pake duit tabungan Mb Alia dulu ya Ayah?”. Kali ini suamiku mengangguk sambil tersenyum. Oooh, bahagianya hatiku….. I LOVE U, Ayah.

Akhirnya, tgl 23 – 24 Feb 2008. Jadilah aku salah satu peserta ESQ Reguler dengan No. Reg : TDM0026. bertempat di Aula BSD BSI Jl. Letnan Sutopo Blok C1/1 BSD Serpong. ± 48 orang peserta yang hadir waktu itu, dari berbagai tempat (yang paling dekat dari Bandung, yang paling jauh dari Pamulang dan BSD, heee…) dan dari berbagai kalangan (ada pengusaha, karyawan/I, ibu rumah tangga dll) serta dari beragam usia, dari yang masih bujangan (Banyakan dari PDAM), yang dah berkeluarga tapi anaknya masih kecil2 (kaya aku, Mb Nur, Mb Euis, Mama Dila, Mb Feri, Mb Novi, Mb Tuti), dan yang tua bahkan nenek dan kakek juga ada, Yang paling asyik yang muda bersikap dewasa dan dewasa berjiwa muda (seperti Bu Yusi, heee… Apa kabarnya bu?), . Bila di Tanya oleh panitia, “Bapak2, Ibu2 kesini untuk apa…?”, maka aku dan peserta lain akan menjawab dengan kompaknya “BERSENANG-SENANG…!”. (Meskipun mata kami pada sembab karena habis menangis….)

Sejujurnya, aku merasa bukan type wanita/anak/istri/bunda yang luar biasa, bagiku apa yang aku miliki semuanya biasa2 saja bahkan terlalu banyak kekurangannya, tapi entah gimana tetangga disekitar aku malah menjuluki aku WONDER WOMEN mungkin karena ngeliat keseharian aku yang terlalu perkasa kali. Kadang malu juga sih…. Tapi mo gimana lagi bukankan kita hidup berumah tangga untuk saling melengkapi????!. Dan aku juga bukan tipe wanita yang gampang mengeluarkan air mata, kalau ga yang kehilangan banget, kalau ga yang sedih banget, sakit banget, luka banget baru aku bisa menangis bahkan sampai terseduh-seduh.

Tapi hari ini lain, HATI aku yang KERAS, AIR MATA aku yang BEKU, begitu mudahnya LULUH dan MENGALIR dengan derasnya. Dan training ini telah membuka MATA dan HATI aku yang mungkin selama ini di masih tertutupi oleh kepentingan duniawi, 36 thn aku menjalani hidup dimuka bumi ini, baru hari ini aku benar-benar mengenal sesungguhnya siapa diri ini, Kepada siapa sesungguhnya aku harus mengabdikan diri, Apa yang seharusnya aku lakukan agar hidup ini lebih bermakna, Dan tujuan akhir aku mau kemana?????

Kamu mau kemana, Lik….. Mau kemana???! kemana?!!!!, ASTAGFIRULLAH…..

Kini aku menemukan jawabannya, kenapa Ibu-ibu itu kemaren pada menangis…… Yaaa, mereka menangis mungkin karena mereka merasakan apa yang aku rasakan saat ini……..

MAAFKAN AKU, MAAFKAN AKU, MAAFKAN AKU YAA ALLAH……..,

Aku hambamu yang LALAI selama ini, Menempatkan CINTAKU kepada segala sesuatu melebihi cintaku pada MU, Padahal…. Aku tahu pasti selama ini Engkau begitu mencintai aku dan keluargaku.

Setiap shalat, Aku mengucapkan 2 kalimat syahadat, tapi........ baru hari ini aku melakukannya dan mengucapkannya dengan SEPENUH HATI.

Aku tahu SIAPA NABI MUHAMMAD SAW, tapi aku tidak pernah berusaha untuk mengenal siapa sesungguhnya BELIAU, membaca perjalanan hidupnya, mengetahui bagaimana perjuangannya, pengorbannya apalagi untuk merasakan sakit yang di alami Beliau saat itu untuk menyebarkan dan menegakkan ISLAM. ASTAGFIRULLAH……

Bagaimana aku bisa memperkenalkan ENGKAU kepada anak dan turunanku...., sementara aku sendiri tidak mengenal- MU????!

Yaa ALLAH…… berikanlah aku HIDAYAHMU agar aku tidak menjadi orang yang MERUGI hingga akhirnya engkau MURKAI, kembalikanlah aku ke FITRAMU agar aku bisa lebih baik dari hari-hari sebelumnya, Maafkan aku, Ampuni aku…. ASTAFIRULLAH....

Hikmah Dibalik Musibah

Senin Sore, 25 Feb 2008.

Semalam kami sudah membicarakan bagaimana pertanggungjawaban aku terhadap kerusakan mobil milik Ibu Erni salah satu Alumni ESQ yang aku tabrak 2 hari yang lalu. Dan……Tadi pagi Beliau menelpon aku, katanya “Mb Like, Mobilku biar di urus asuransi aku aja jadi bisa di masukkan ke bengkel langganan aku, jadi ga perlu laporan polisi segala, ntar malah ruwet. Mb Like cukup membayar owner risknya aja Rp.150.000,- Mungkin besok supirku ngantar mobil itu ke bengkel”. “Kalo memang itu yang terbaik buat Ibu saya setuju aja, Pokoknya saya ikut gimana baiknya Ibu aja, namanya saya yang salah jadi ga ada masalah buat saya” jawab aku.

Jam 9.41 WIB aku dapat sms dari Ibu Erni lagi katanya, “Asw, mba..bsk mbl udah bs dimasukkan bengkel dg own risk 150 rb, nanti malam kalo bs tlg mbl diantar ke rmh, jl……………………………………….. BSD, di pos msk Tanya aja rmh Pak Dewanto, tq wass”.

Karena menyadari sepenuhnya kesalahan aku dan dengan kesadaran penuh aku bersedia mempertanggung jawabkannya, maka pada malam kejadian itu aku memang menjanjikan kalo mobil Ibu Erni masuk bengkel aku bersedia meminjamkan mobil ku sebagai gantinya (Jujur aja, teman2 training yang akhirnya tau kejadian itu heran dengan sikap aku yang mau meminjamkan mobilku itu. Heee….. Tapi sudahlah aku ga mau pikirin, mungkin ini cobaan juga buat aku, karena selama ini kelewat sayang sama barang yang satu itu. Lagian..... bukankah kemarin kita telah di ingatkan bahwa segala sesuatunya itu milik Allah jangankan mobil, nyawa aku saja kalo DIA mau ambil sekarang pastilah DIA bisa melakukannya. Yaaa…. Mungkin Allah ingin menguji aku bagaimana menyikapi musibah ini setelah ikut perjalanan spiritual kemaren, heee….dan luar biasanya lagi, ujiannya LANGSUNG boo hari itu juga, Insya Allah itu bertanda sayangnya Allah sama aku, Amin…..)

Jam 5 sore akupun berangkat ke BSD di temani Hana anakku yang paling bontot. Tapi sebelum itu aku sms dulu “Ass…saat ini saya dah mo jln m7 rmh ibu, kira-kira ibu ada drmh jam brp?” dan balasannya “jam 18.30 WIB”.

OK… we are caming!!!, ± jam 18.00 aku dah nyampe di Kompleks Perumahan ibu Erni, "Woouw, kira-kira aku ntar pulangnya naik apa ya? Jangankan taxi, ojek aja aku ga liat mangkalnya dimana, mana rumah disini gede-gede semua entah berapa kali lipat di banding istanaku di Pamulang". Itulah yang terlintas di pikiran aku sesaat memasuki Perumahan Puspitaloka BSD.

Akhirnya setelah mutar-mutar ± 10 menit aku pun menemuhkan rumah si Ibu. berhubung hari ini aku puasa, akhirnya aku putuskan untuk mencari rumah Ibu Sasa tetangga aku di Pamulang yang kebetulan sekarang dah tinggal di kompleks ini juga.
Tapiii….. dimana ya? blok berapa aku juga dah ga ingat lagi, soalnya dah lama banget aku ga kesini lagi… yang aku ingat Jl. Lili trusss rumahnya paling ujung, BISMILLAH, semoga Allah memberikan aku petunjuk. Aku bingung mau shalat dan buka puasa dimana sementara Hana dengan nyenyaknya tidur di samping aku.

Saat aku keluar dari jalan rumah ibu Erni ternyata di depan perempatan jalan itu adalah Jl. Lili, SUBHANALLAH. "Eeeeh, ada pak satpam gimana kalo aku tanya aja sama dia siapa tau pak satpamnya seperti pak satpam yang di depan tadi, waktu aku Tanya rumah Pak Dewanto dia langsung arahin aku kesini sepertinya dia tau semua siapa aja warganya, hebat ya Satpam sini!", bathin aku. Tapi ternyata setelah aku tanya “Pak, tau ga di Jl. Lili ini rumah Pak Hendro dimana?”, Pak satpamnya malah balik bertanya “Blok Berapa bu?”. Yaaaaa…. sepertinya dia ga sehebat yang di depan tadi, tapi paling tidak Satpam itu sopan banget malah dia minta maaf padaku karena tidak bisa membantu aku, selain sopan dia juga baik karena mau mempersilahkan aku masuk ke wilayah Jl. Lili untuk mencari sendiri. Akhirnya aku masuk dan memutuskan untuk jalan terus tanpa belok kanan dan belok kiri, sampai akhirnya aku mentok di jalan yang buntu.

Hari mulai gelap sepertinya tak lama lagi Adzan akan berkumandang. Aku tengok kanan tengok kiri, ku perhatikan rumah yang di ujung jalan, SUBHANALLAH…. "Ada ayunan di pojok halaman, bukankah itu ayunan yang aku duduki saat main ke rumah bu Sasa waktu itu?!", bathin aku lagi. Ku lihat di garasi mobil, ada CRV milik Pak Hendro, ALHAMDULILAH rasanya ga mungkin salah, ini rumah keluarga Ibu SASA, Semoga bu Sasa ada di dalam, paling tidak si Asih pembantu beliau.

Ting tong ting tong…. Bunyi bel pintu ku pencet. Tak lama kemudian seseorang membuka pintu, sepertinya pembantunya tapi bukan si Asih. “Bu Sasa ada Mbak….?” Tanyaku, “Ada bu, Maaf ibu siapa?” jawabnya sopan. “Aku Bundanya Ican teman Nak Rio”, “Sebentar ya bu…” sambil membukakan aku pintu pagar kemudian mempersilahkan aku masuk. Tak lama kemudian Bu Sasa pun nongol “Eeeeh, Mb Like….” Sambil SALAM SEMUT beliau mempersilahkan aku masuk “Dah lama ga ketemu, gimana kabarnya? sendiri aja nih?” aku hanya bisa tersenyum bahagia dan terharu menyikapi sikap Bu Sasa yang Friendly abisss, hee…. ..

Setelah aku mengambil Hana dari dalam mobil lalu kemudian menggendongnya, aku pun masuk kedalam rumah, SUBHANALLAH, bisa ga ya aku punya rumah sebagus ini???? (Semoga, Amin….HEEE!). Aku di terima di ruang keluarga, nyaman banget duduk di sofa milik bu Sasa pokoknya empuk, empuk, empuk!. “Ada angin apa nih sampe jauh2 main kesini?” Tanya bu Sasa. Sambil tersenyum aku menjawab, “Maaf bu Sasa semoga aku ga mengganggu takutnya bu Sasa mau pergi atau justru baru nyampe”, “Ga,ga,ga… Mb Like ga mengganggu malah aku senang. Rio…. Turun sini ada Bundanya Ican sama De’ Hana!” Sambil memanggil Rio anak beliau yang kebetulan teman main anakku. Tak lama kemudian Rio pun turun menyalami kami lalu mengajak Hana main, Hana pun sepertinya langsung enjoy aja.

“Nggg, bu Sasa maaf yaa, sebenarnya aku kesini mau numpang shalat Magrib sekaligus buka puasa ………………………………………………………” lalu akupun menceritakan perjalanan aku sampai akhirnya berada di rumah bu Sasa saat ini. “Kok Mb Like berani banget ngasih mobil, sementara Mb Like ga kenal betul siapa orang itu, Mb... Iki Jakarta lho?!” Kata bu Sasa dengan logat jawanya. “Iya sih, kalo di pikir pake logika, semua orang juga ngomongnya seperti itu, tapi udahlah aku percaya kok rasanya ga mungkinlah kenapa-kenapa apalagi Pak Dewanto dan Ibu Erni itu adalah Korda ESQ 165”, jawab aku sekenanya. Akhirnya kami ngobrol yang lain, sambil aku berbuka puasa dengan segelas sirup Orange dan teh hangat di tambah dengan 2 toples kue kering kesukaan Hana (Keju dan Coklat).

Lama ga ketemu sepertinya ga abis-abis yang di omongin, adaaaaa ajaa… Sampai akhirnya Pak Hendro pulang dari tempat kerjanya, setelah bertegur sapa aku ijin mau shalat Magrib. Setelah itu aku berniat untuk segera ke rumah bu Erni, tapi Bu Sasa dan Pak Hendro meminta aku dan Hana untuk makan dulu. Setelah di tolak, di tolak dan di tolak akhirnya aku dan Hana makan juga, heee…. Malu-maluin!!! habisnya Hana sih pake acara mau lagi........

Saat makan, sms Ibu Erni masuk, pasti dia sudah menunggu aku tapi aku ga mungkin mengecewakan bu Sasa yang begitu baik kepada kami dengan tidak menghabiskan makanan yang masih tersisa di piringku, Apalagi Pak Hendro sampai menelpon Pak Mus, supirnya yang sudah pulang untuk datang mengantar kami ke rumah bu Erni, bahkan setelah mengantar kami Pak Hendro meminta Pak Mus untuk langsung mengantar kami pulang ke Pamulang. Waaaaahhhhh! Yaa Allah Ya Rabbi…. Ar Rahman Ar Rahim….. Ya Samii Ya Bashir…. Semoga Engkau membalas semua kebaikan keluarga Pak Hendro. Sambil berpamitan aku mengucapkan terima kasih banyak kepada bu Sasa dan Pak Hendro serta Rio, “Thank’s ya Pak Hendro, Bu Sasa…. Aku dah numpang shalah… buka puasa.., di kasih makan pula… malah di antar pulang lagi…. Semoga Allah yang membalas semua kebaikan ini", Dengan kompaknya mereka menjawab, "Amin….". "Rio, Bunda pamit dulu ya… jangan lupa main ke rumah Ican”, kata aku pada anak semata wayang Pak Hendro dan Bu Sasa.

Singkat cerita aku ga lama-lama di rumah Ibu Erni apalagi hari semakin larut. Setelah memberikan kunci mobil dan fotocopy STNK (“Sorry, STNK tadi pagi Suamiku lupa ngasih ke aku, Insya Allah besok pagi aku antarin” ) serta menikmati segelas teh hangat yang di suguhkan akupun langsung berpamitan.

Pak Mus dah menunggu aku di depan pagar, lalu kami pun meluncur menuju Pamulang. Perjalanan yang amat sangat MEMBAHAGIAKAN meskipun tanpa mobilku tersayang, heee…….

HIKMAH perjalananku hari ini adalah bila kita melakukan sesuatu dengan IKHLAS, Insya Allah semuanya berjalan dengan MUDAH, bila kita meminta dengan sepenuh hati atas nama Allah SWT, Insya Allah DIA akan MENGABULKANNYA. Bila kita melakukan KEBAIKAN niscaya Allah akan membalasnya berlipat ganda,

ESQ say, “Ambil yang buruk… buang jauh-jauh… beri yang terbaik…” Amin!!!

Semoga Allah SWT senantiasa memberi rahmat, taufik dan hidayah Nya kepada kita semua, amin……..

ESQ di hari ke 2

Minggu, 24 Feb 2008.

Sama seperti kemarin 06.45 WIB, aku kembali meninggalkan rumahku, keluargaku, suamiku dan ke 3 anak2ku menuju BSD untuk sebuah Perjalanan Spiritual (The ESQ Way 165). Hana yang masih terlelap tidur, Alia & Ican yang lagi asyik nonton kartun, Sedangkan Ayah, hehehe… sambil senyum-senyum membukakan pagar dan mempersilahkan aku pergi, Thanks HONEY.

Suasana jalan masih sepi, tidak seperti kemarin yang agak padat sehingga jam 07.10 aku dah nyampe di Aula BSD BSI Jl. Letnan Sutopo Blok C1/1 BSD Serpong. Alhamdulillah…. Aku masih sempat SALAM SEMUT seperti yang di ajarin kemarin dengan beberapa panitia dan juga peserta lain (tentunya yang berjenis kelamin sama dengan aku dong, say…). Ada sesuatu yang beda aja yang aku rasakan pagi ini, Berjumpa dengan seseorang dan menganggap itu adalah PERTEMUAN SUCI, memberikan SENYUM 2cm kanan 2cm kiri, lalu bersalaman dan kemudian BERPELUKAN ibarat semut. Heeee..... saat itu aku merasakan ada kebahagiaan, ketulusan dan juga keikhlasan.

Setelah itu aku mencari Ibu Erni dan Bapak Dewanto pemilik mobil yang semalam aku tabrak dan menanyakan kepada salah seorang panitia (Ibu Delina), ternyata beliau belum datang. Dan Aku sedikit lega saat Ibu Delina bilang padaku, “Jangan di pikirin dulu, Mb Like konsentrasi aja sama training ntar pulang aja aku temani ketemu bu Erni”. Kata-kata yang cukup melegakan hati dan pikiranku. Yah, I hope Everything it’s GOOD.

Sepanjang training berlangsung dari pagi hingga saat break lalu istirahat makan siang sampai break lagi aku masih bisa konsentrasi penuh, bahkan saat break kedua pun aku lebih memilih melaksanakan shalat Ashar dulu, walaupun akhirnya aku tidak kebagian segelas kopi ataupun teh apalagi kue saat itu bahkan segelas aqua pun juga tidak.
Tapi tahu ga apa yang ada dibenak aku saat itu…? Biasa aja tuh, (Sure...?!) ga ada perasaan marah, kesal, kecewa apalagi sakit hati….No,no,no,no!!!! bahkan aku masih bisa tersenyum lho sama Ibu yang menyediakan catering saat itu. SUBHANALLAH, walaupun tenggorokan aku saat itu kering, tapi yang ada di pikiran aku saat itu malah “Insya Allah aku akan mendapatkannya lebih daripada ini”.

Dan ternyata BENAR, saat masuk kembali keruangan untuk melanjutkan training sore itu. Aku mendapatkan sesuatu yang luar biasa…. walaupun sebelumnya aku harus berlari kecil mengelilingi miniature Ka’bah sebanyak 7 kali, lalu berlari lagi untuk melempar jumroh sebanyak 3 kali dan kemudian berlari lagi bolak balik ibarat Sa,i (Ibarat kita menuanaikan ibadah HAJI… Insya Allah aku DATANG MEMENUHI PANGGILAN MU, Amin.) Kebayang ga… betapa melelahkan, apalagi ditambah dengan kondisi tenggorokan aku yang semakin kering. Sekali lagi SUBHANALLAH, have fun aja tuh, aku menikmati permainan itu bahkan rasa haus dan kering di tenggorokan ini ga kepikiran. Dan pada saat selesai Sa’i tadi kami mendapatkan segelas aqua (yang di ibaratkan adalah air Zam Zam). ALHAMDULILLAH, saat meneguk aqua itu aku benar-benar menikmatinya. Dengan pelan aku meneguknya dan setiap tegukkan aku merasakan nikmat Allah yang luar biasa, Saat itu aku teringat bagaimana aku meneguk air zam-zam pemberian saudara, teman atau tetangga yang memberiku segelas kecil air zam-zam sebagai oleh-olehnya dari tanah suci. Setiap tegukan aku resapi setiap tegukkan aku nikmati dan setiap tegukan aku doakan semoga aku bisa bertemu langsung dengan sumber mata airnya, Amin… hingga tak terasa segelas aqua itupun habis mengobati rasa haus dan kering di tenggorokanku. ALHAMDULILLAH, Itulah sesuatu yang LUAR BIASA yang aku temukan.

Dan tidak hanya dengan SEGELAS AQUA, tapi aku juga mendapat AMPAO (amplop kecil berisi uang) dari IBU YUSI, hasil menyemir sepatu putih milik beliau. Thank’s ya bu, walaupun amplop itu tidak aku buka tapi aku yakin isinya GEDE, (khan sesuai body ya bu….?! Heeee….!) ALHAMDULILLAH, kita berdua bisa beramal pula saat itu.

Sungguh pengalaman yang LUAR BIASA, aku merasa dalam dua hari ini banyak kejadian kejadian yang…. SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH WALAILAHAILLALAH WALLAHU AKBAR. Ga semuanya bisa aku ungkapkan, ga semua bisa aku ceritakan dan ga semua bisa aku gambarkan, karena itu hanya bisa aku rasakan sendiri, Tapi yang pasti dari kejadian aku nambrak mobil orang, ga kebagian snack dan minuman, tenggorokan aku yang kering, kalo kita BISA menerima semua itu dengan SABAR dengan IKHLAS dan dengan TAWAKAL semata-mata semuanya karena ALLAH, Insya Allah… BUAH yang kita terimapun akan MANIS rasanya, apalagi kalau BUAH MANIS itu bisa kita nikmati dengan penuh RASA SYUKUR kepada ALLAH SWT, Insya Allah akan jauh lebih NIKMAT dan BERARTI.


Ikutan ESQ 165

Sabtu, 23 Feb 2008.

Seharian ini aku ninggalin rumah, suami dan anak2 untuk ikut serta dalam sebuah pelatihan SPIRITUAL yang di adakan di BSD Serpong. (Thank’s AYAH, I LOVE U. dah mau hadiahin aku ikut ESQ) Sungguh suatu pengalaman indah yang Insya Allah akan semakin menambah ketebalan iman dan keyakinan aku akan kebesaran ALLAH SWT, Amin.

Trainingnya sih 2 hari, tgl. 23 – 24 Feb 2008 dari jam 7 – 18 WIB. Suasana HARU BIRU yang aku rasakan hari ini di ruang training ternyata kebawa saat aku menunaikan shalat Magrib tadi. Dimana aku merasakan betapa khusuhnya aku berdoa sampai tak terasa kalau aku di mesjid itu hanya tinggal sendiri… Saat aku meninggalkan masjid itu, aku merasa kakiku begitu dingin dan ringan menuruni satu per satu anak tangganya.

Sesampai di bawa, teman training yang baru aku kenal tadi pagi, NUR masih duduk menunggu aku… Saat naik ke mobil kaki ini masih terasa dingin dan ringan. Entahlah…. Aku merasa ada sesuatu yang lain aja krn hal ini tidak biasanya terjadi. Sambil mengucap Bismillahi Rahmani Rohim, aku menghidupkan mobil, Nur pun sudah duduk di kursi samping aku. Suasana parkiran juga sudah sepi karena hanya tinggal beberapa peserta yang ada disitu menunggu jemputan dan beberapa mobil milik panitia yang masih asyik bercengkrama di dalam ruangan training.

Saat aku mau mundur aku melihat di sekitar halaman parkir itu begitu lenggang dan lega, tapi saat mobil melaju mundur tiba2 aku melihat dari kaca spion tengah, “YAAA…. ADA MOBIL LAGI PARKIR!!!!” Saat aku mau rem, kakiku yang dingin dan ringan tadi bukannya menginjak rem tapi malah menginjak gas....
Astagfirullah, aku menabrak mobil itu…. Yaa Allah, ada apa dengan diriku? Sekian lama aku mengemudi mobil ini kenapa baru sekarang aku mengalami hal seperti ini…. Apalagi menabrak mobil orang yang lagi PARKIR.

Ooo My God, aku harus mempertanggung jawabkan musibah ini...!!!

Kemudian aku segera memarkir mobilku, lalu kemudian mencari pemilik mobil Innova yang aku tabrak tadi. Yaaa Allah…. semoga mobil itu bukan milik TRAINER, betapa malunya aku, iiihhh!!! Mau di taro dimana muka ini besok kalo benar mobil itu milik Pak TEDY MAULANA.
Setelah aku bertanya pada salah satu panitia ternyata mobil itu milik salah satu alumni ESQ, Ibu Erni. Yaaa Allah, seandainya Pemilik mobil itu bukan orang yang baru saja mengikuti training ESQ mungkin aku dah habis di maki-makinya. Dan Alhamdulillah, Bapak pemilik mobik itu dengan santainya mengatakan kepada istrinya “Biar di urus asuransi kita aja”.

Insya Allah, Kita lihat saja besok apa yang akan terjadi…. Karena masalah ini baru akan di bahas besok setelah Training berakhir.

Yaa Allah Yaa Robb… Yaa Rahman Yaa Rahim… Semuanya ku serahkan pada MU. Aku salah dan aku menyadarinya. Apapun resikonya aku akan mempertanggung jawabkan. Yang ku mohon pada Mu berikanlah kami kemudahan untuk menyelesaikannya dengan baik dan penuh kekeluargaan. Amin yaa Rabbal Alamin….

Hi, Welcome to my BLOGER

Ass.Al.Wr.Wb....

Hi, hello.... salam kenal, senang bisa bergabung lagi.

Ini adalah bloger aku yang.... entahlah untuk keberapa, abisnya aku bingung blog2 aku di beberapa tempat pada ga bisa aku akses lagi. Jadi ya udaaah... aku bikin aja lagi yang baru. Jadi maaf aja, kalo beberapa tulisan aku dah pernah dibaca di beberapa tempat tadi.

Selamat membaca semoga berkenan, dan tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang sempurnah, begitu juga dengan AKU. Jadi.... MOHON MAAF LAHIR dan BATHIN kalo ada yang ga berkenan....

Thank's a lot of and Wassalam.