Selasa, 11 Maret 2008

Jumat, 29 Februari 2008.

Jakarta 5 Desember 2001, SUAMI ku membelikan aku sebuah buku ESQ by Ari Ginanjar Agustian. Tapi tahu ga bagaimana nasib buku itu sekarang…… apakah aku membacanya?.. Apakah aku memahaminya?.. Apakah aku mengerti maksud dari isi buku itu?.. Jawabnya HAMPIR TIDAK,

Buku itu masih ada… Aku membacanya… tapi sayangnya sampai terakhirku baca (bahkan aku lupa, kapan…) hanya sampai di halaman 71, II.1.b BIJAKSANA. Trusss, Apakah aku paham…. Sepertinya juga TIDAK, karena aku membacanya dengan dicicil dan dengan tenggang waktu yang kadang cukup lama. Aku juga bukan termasuk orang yang cukup cerdas untuk mengerti maksud dari isi buku itu, rasanya bacaan itu terlalu berat buat aku. Padahal, SETIAP sebelum aku membaca buku itu, aku selalu membaca sebuah doa yang sengaja aku tulis tangan di lembar depan PROLOG. “Bismillahi rahmani rahim. Yaa ALLAH... Segala puja & puji ku panjatkan kehadirat MU, Mudahkanlah segala urusanku, ringankanlah segala bebanku, lapangkanlah dadaku, hatiku & pikiranku agar apa yang aku baca mudah aku pahami dan aku mengerti, Amiiinnn….”. Itulah bunyi doaku.

Rabu 13 Februari 2008, aku diajak teman untuk ikut Pengajian di kompleks Perumahannya di Villa Dago katanya tentang ESQ, Entah kenapa saat itu aku begitu antusias apalagi yang aku tahu selama ini ESQ itu, MAHAL. Rasanya rugi sekali kalo aku ga datang, ditambah lagi “GRATIS LHO” kata temanku, hee… emang yang GRATIS itu selalu menarik dan mengundang perhatian, apalagi ibu-ibu seperti aku yang PASPASAN.

Setelah mengantar anakku sekolah, aku langsung ikutan meluncur ke Perumahan Villa Dago, sesampai disana sepertinya dah mulai 10 menit yang lalu. Inti dari pertemuan itu, kami dikenalkan apa itu ESQ, apa itu 165 dan bagaimana melatih mengimbangkan otak kanan dan otak kiri untuk menghapal dengan mudah nama-nama ALLAH, ASMA ALHUSNA.
Berhubung jam 11 aku harus menjemput Hana anakku, maka akupun pergi lalu kembali lagi untuk mengikuti ESQ itu bersama Hana. Dan saat aku datang aku melihat dan mendengar Ibu-ibu yang ada di sekitar tempat dimana aku duduk pada MENANGIS tersedu-sedu, aku bingung “MENGAPA MEREKA PADA MENANGIS….?”. Setelah BERDOA, kami berdiri untuk saling bersalaman dan memohon maaf.

Jujur saja, aku semakin BINGUNG karena setiap Ibu-ibu yang aku salami itu benar-banar berlinangan air mata dan rasanya emang semua pada menangis, mungkin hanya aku saja yang tidak karena aku BINGUNG, ada apa..? mengapa?.. Dan pertanyaan pertanyaan di bathin aku itu membuat aku semakin penasaran bahkan menjadikan aku antusias untuk bertanya dan bertanya terus kepada Mb. Delina dan Mb Kumala saat itu. Heee…. Sayangnya aku belum juga menemukan jawabannya bahkan semakin membuat aku penasaran untuk lebih mengenal dan mengetahui lebih jauh Training ESQ itu seperti apa. Tapi kalo liat harga yang harus aku bayar sebesar ± Rp. 1 juta – Rp.1,- rasanya gimanaaaa begicuuuuu…..he,he,heee!

Sabtu 16 Feb 2008, Seperti biasanya setiap Sabtu sore bila ga ada acara keluarga bersama suami dan anak2ku, aku berusaha untuk hadir di pengajian kompleks perumahanku, MT Az Zahra. Dan kebetulan hari ini Ibu Lilis sebagai penceramahnya. Di akhir-akhir pertemuan Beliau sempat mengucapkan kata ESQ, maka bertanyalah aku kepada Beliau “Apakah Ibu dah pernah ikut Trainingnya? Apa yang Ibu rasakan waktu itu, bisa ga shering ke kita manfaatnya? Dan mengapa ESQ itu MAHALLLL…..?” Ibu Lilis tertawa mendengar pertanyaan aku. Dengan bijaksananya dia menjawab “ILMU itu MAHAL, sayapun ga bisa seperti ini bila ga ada proses, saya sekolah saya kuliah dan sampai akhirnya seperti ini, semuanya karena ALLAH lewat rejeki yang diberikan-NYA, maka merugilah mereka yang jarang datang ke tempat2 pengajian seperti saat ini, karena disinilah kita bisa mendapatkan, menambah ILMU dan WAWASAN kita dengan MUDAH dan MURAH, tapi kembali kepada NIAT lagi apakah kita ingin BERUBAH lebih baik atau tidak, Ibu pun waktu itu ikut karena di bayarkan oleh tempat dimana Ibu bekerja, seandainya bayar sendiri mungkin Ibu akan berpikiran sama dengan Mb Like saat ini. Tapi…. kalau Ibu-ibu bisa apalagi mampu, kenapa tidak…. Insya Allah manfaatnya banyak”, Begitulah penjelasan Beliau.

2 hari kemudian tepatnya tgl. 18 Februari pagi, Mb Kumala menelpon aku untuk konfirmasi apakah aku jadi ikut Training ESQ yang diadakan tgl. 23-24 Februari nanti, Saat itu entah kenapa aku langsung menjanjikan akan ikut serta, hanya saja aku butuh waktu karena harus ngomong dulu sama suamiku. Padahal…. aku tahu banget saat itu kondisi keuangan kami sangat minim, kalaupun ada… itu hanya untuk hidup keluarga kami sampai akhir bulan. Iiih, kebayang ga….

Malamnya saat aku duduk santai ngobrol bareng dengan suamiku tercinta, ku ungkapkanlah keinginan hatiku untuk ikut training ini, dan suamiku pun berkata: “Kalau ada duitnya ikut”. “Kalo ga ada……..?” Tanya ku. “Pake aja dulu duit siapa, Insya Allah keganti koq”. Jawab suamiku datar. “Benar nih Yah…?” jawabku ga percaya. Suamiku hanya mengangguk. “Kalau gitu, Bunda pake duit tabungan Mb Alia dulu ya Ayah?”. Kali ini suamiku mengangguk sambil tersenyum. Oooh, bahagianya hatiku….. I LOVE U, Ayah.

Akhirnya, tgl 23 – 24 Feb 2008. Jadilah aku salah satu peserta ESQ Reguler dengan No. Reg : TDM0026. bertempat di Aula BSD BSI Jl. Letnan Sutopo Blok C1/1 BSD Serpong. ± 48 orang peserta yang hadir waktu itu, dari berbagai tempat (yang paling dekat dari Bandung, yang paling jauh dari Pamulang dan BSD, heee…) dan dari berbagai kalangan (ada pengusaha, karyawan/I, ibu rumah tangga dll) serta dari beragam usia, dari yang masih bujangan (Banyakan dari PDAM), yang dah berkeluarga tapi anaknya masih kecil2 (kaya aku, Mb Nur, Mb Euis, Mama Dila, Mb Feri, Mb Novi, Mb Tuti), dan yang tua bahkan nenek dan kakek juga ada, Yang paling asyik yang muda bersikap dewasa dan dewasa berjiwa muda (seperti Bu Yusi, heee… Apa kabarnya bu?), . Bila di Tanya oleh panitia, “Bapak2, Ibu2 kesini untuk apa…?”, maka aku dan peserta lain akan menjawab dengan kompaknya “BERSENANG-SENANG…!”. (Meskipun mata kami pada sembab karena habis menangis….)

Sejujurnya, aku merasa bukan type wanita/anak/istri/bunda yang luar biasa, bagiku apa yang aku miliki semuanya biasa2 saja bahkan terlalu banyak kekurangannya, tapi entah gimana tetangga disekitar aku malah menjuluki aku WONDER WOMEN mungkin karena ngeliat keseharian aku yang terlalu perkasa kali. Kadang malu juga sih…. Tapi mo gimana lagi bukankan kita hidup berumah tangga untuk saling melengkapi????!. Dan aku juga bukan tipe wanita yang gampang mengeluarkan air mata, kalau ga yang kehilangan banget, kalau ga yang sedih banget, sakit banget, luka banget baru aku bisa menangis bahkan sampai terseduh-seduh.

Tapi hari ini lain, HATI aku yang KERAS, AIR MATA aku yang BEKU, begitu mudahnya LULUH dan MENGALIR dengan derasnya. Dan training ini telah membuka MATA dan HATI aku yang mungkin selama ini di masih tertutupi oleh kepentingan duniawi, 36 thn aku menjalani hidup dimuka bumi ini, baru hari ini aku benar-benar mengenal sesungguhnya siapa diri ini, Kepada siapa sesungguhnya aku harus mengabdikan diri, Apa yang seharusnya aku lakukan agar hidup ini lebih bermakna, Dan tujuan akhir aku mau kemana?????

Kamu mau kemana, Lik….. Mau kemana???! kemana?!!!!, ASTAGFIRULLAH…..

Kini aku menemukan jawabannya, kenapa Ibu-ibu itu kemaren pada menangis…… Yaaa, mereka menangis mungkin karena mereka merasakan apa yang aku rasakan saat ini……..

MAAFKAN AKU, MAAFKAN AKU, MAAFKAN AKU YAA ALLAH……..,

Aku hambamu yang LALAI selama ini, Menempatkan CINTAKU kepada segala sesuatu melebihi cintaku pada MU, Padahal…. Aku tahu pasti selama ini Engkau begitu mencintai aku dan keluargaku.

Setiap shalat, Aku mengucapkan 2 kalimat syahadat, tapi........ baru hari ini aku melakukannya dan mengucapkannya dengan SEPENUH HATI.

Aku tahu SIAPA NABI MUHAMMAD SAW, tapi aku tidak pernah berusaha untuk mengenal siapa sesungguhnya BELIAU, membaca perjalanan hidupnya, mengetahui bagaimana perjuangannya, pengorbannya apalagi untuk merasakan sakit yang di alami Beliau saat itu untuk menyebarkan dan menegakkan ISLAM. ASTAGFIRULLAH……

Bagaimana aku bisa memperkenalkan ENGKAU kepada anak dan turunanku...., sementara aku sendiri tidak mengenal- MU????!

Yaa ALLAH…… berikanlah aku HIDAYAHMU agar aku tidak menjadi orang yang MERUGI hingga akhirnya engkau MURKAI, kembalikanlah aku ke FITRAMU agar aku bisa lebih baik dari hari-hari sebelumnya, Maafkan aku, Ampuni aku…. ASTAFIRULLAH....

Tidak ada komentar: