Senin, 12 Mei 2008

PENGAMEN & UANG RECEH...

Senin, 12 Mei 2008.


Mb Delina ‘pa khabar….? Dah lama juga ya kita ga ketemuan…. Pasti sibuk, sorry aku juga….heeee!. But, It’s OK… Yang penting tali silaturahmi jangan sampe putus ya Mb… aku akan SEDIH BANGET.

Tadi sore senang aja bisa ngobrol lama, walopun Cuma lewat telephone… karena seingat aku terakhir kita ketemuan waktu di Grand Flora KEMANG, Subhanallah ternyata dah hampir sebulan… Semoga Engkau baik2 dan sehat2 aja…


Ingat Grand Flora, aku jadi ingat Mb Latifah juga…. Tadi pagi dapat sms dari dia katanya lagi sibuk banget…. Semoga kita semua senantiasa dalam bimbingan ALLAH SWT jadi… walopun sibuknya kaya apa aku berharap SILATURAHMI kita tetap terjalin, amin….


Eeeh jadi kepikiran Mb Mala juga…. Gimana khabar dia yah? Aku jadi penasaran pengen ketemu, atau sekedar ngobrol tentang Training ESQ MSCB kemaren versi Mb Mala….


Buat Mb Delina, Mb Mala, Ibu Yusi (kalo yang ini seringnya ketemu di jalan aja kalo mobil kita lagi berpapasan, jadi ga bisa ngobrol dhe… just say hallo!. Jeung… kapan yah kita di undang ngaji lagi????) dan Mb Latifah, aku punya CERITA buat kalian tapi ini kisah nyata bukan fiktif koq, heeee…. Semoga berkenan :



“ UANG RECEH ”

Kamis kemaren pulang dari sekolah, aku dan anakku mampir di penjual BAKSO langganan aku di belakang Superindo Pamulang. Seperti biasa kalo siang2 begini pasti tempat itu rame banget. Bahkan tak jarang kita harus menunggu beberapa lama hanya untuk mendapatkan tempat duduk, padahal tempat yang tersedia cukup banyak dan panjang…


Kebiasaan aku, kalo makan di situ aku selalu menyediakan beberapa keping UANG RECEH karena setiap saat pasti ada saja yang menginginkannya, yaa anak2lah.., yaa ibu2lah… (pengemis) bahkan tak jarang dari yayasan panti asuhan mana… tapi yang paling sering adalah PENGAMEN…..


Cerita tentang PENGAMEN, ternyata aku baru memperhatikan kalo mereka (± 6 oranglah) itu ngumpulnya tak jauh dari situ, dan di tempat itu tergantung 2 bh gitar. Tak lama setelah aku dan anak2ku mendapatkan tempat duduk, salah satu dari mereka datang menghampiri kami lalu menyanyikan sebuah lagu…. Kekasih Gelap by Ungu. Setelah Hana memberikan UANG RECEH pengamen itupun mendekati pengunjung lain, begitu seterusnya…. Sampai hampir setiap pengunjung memberikan pengamen itu UANG RECEH.


Setelah pengamen itu pergi, ± 5 menit kemudian datang lagi salah satu dari mereka dengan gitar yang berbeda… kali ini membawakan lagu dari MATA Band Ketahuan. Pengamen tsb pun mendekati kami satu per satu yang sedang menikmati bakso, bila orang yang didekati tersebut belum memberikan UANG RECEH maka pengamen itu tidak akan pergi… begitu juga dengan aku dan anak2.


Setelah pengamen itu menyelesaikan lagu dari MATA Band tadi, dia pun berlalu. Tapiiiiii..…. Tak lama kemudian datang lagi pengamen yang lainnya, heee… kali ini lagunya seperti RBT aku, Sepanjang Hidup by PILOT, Sure… aku cukup menikmatinya apalagi reffnya ( Sepanjang hidupku hanya ingin bersama MU, di setiap waktu.. di setiap waktu.. Sepanjang hidupku takku relakan diri MU tuk tinggalkan aku… tuk tinggalkan aku……/ “MU” disini buat aku bukan siapa2, tapi ALLAH SWT ) . Pengamen ini pun sama seperti kelakuan pengamen2 sebelumnya.


± 3 menit setelah pengamen tadi pergi, datang lagi temannya yang lain… kali ini mereka berdua, yang satunya main gitar sedang yang satunya lagi sbg vokalisnya. Sayangnya, kali ini mainnya ga kompak terkesan asal… nyanyinya kemana musiknya kemana…. Dan yang nyebelinnya lagi kesannya maksain banget, yaa nyanyinya… yaa musiknya… yaa minta duitnya… Yang ada beberapa dari kami sekalipun yang main gitarnya dah ngomong “permisi .. permisi..” aja (maksudnya minta duit), tetap aja yang di mintain pura2 ga dengar. Kasihan juga sih… tapi ujung2nya aku jadi sebbel juga ngeliat kelakuan mereka, selain maksain… kalo ga di kasihpun mereka juga mencibir (mulutnya kaya Tukul Arwana gitu dhe… di dower2in!).


TAPIIIIII… ada sesuatu yang lebih menarik dari semua kejadian tadi. Dan Sure cukup membuat aku TERHARU, gimana ga…. Ternyata dari hasil ngamen tadi aku melihat sepertinya mereka saweran lalu membeli semangkok BAKSO dan 1 bungkus kacang Sukro. Kemudian 1 Mangkok itu dikelilingi 6 orang, mereka makan sama2 dengan 2 buah sendok yang mereka gunakan saling bergantian… Baksonya abis, salah satu dari mereka menuangkan 1 bungkus kacang sukro tadi, lalu merekapun menikmatinya lagi bersama kuah yang masih tersisa….

SUNGGUH KEBERSAMAAN YANG INDAH….

Cerita ke 2, masih kisah nyata yang aku dan keluargaku alami… judulnya:

“ PENGAMEN “


Minggu malam kemaren, aku dan keluargaku makan Soto Betawi di depan BCA Pamulang, tempat ini adalah salah satu langganan kami juga, disamping rasanya OK, harganya pun cukup terjangkau, pengunjungnya pun cukup rame.


Sayangnya, terkadang kurang nyaman aja… karena PENGAMEN-nya juga banyak. Heeee…. Seperti biasanya sembari duduk menunggu pesanan kami datang aku merogok tasku untuk mencari UANG RECEHAN, ternyata aku hanya menemukan 3 keping Rp.500,- dan 1 keping Rp.100,-.


Benar dugaan aku, tak lama setelah pesanan kami datang… dipojok sana berdiri seorang laki2 muda dengan sebuah gitarnya. Lalu laki2 itu menyanyikan dua buah lagu, Sempurnah by Andra ATB dan Ruang Rindu by Letto. Suaranya lumayan bagus dan juga cukup menghibur, kamipun menikmatinya… kemudian dia menyanyikan lagi satu buah lagu sambil mendatangi kami satu persatu. Ican pun memberikan 2 keping Rp.500,- kepada PENGAMEN tadi.


Setelah PENGAMEN itu pergi, tak lama kemudian seorang ibu tua dengan pakaian yang sangat lusuh datang menghampiri kami sambil menyodorkan tangannya, dengan spontan Hana pun mengambil 1 keping Rp.500,- yang memang sengaja aku letakkan di atas meja dekat anak2.

Ibu tua itu pun mengucapkan terima kasih kemudian pergi mendekati pengunjung lainnya….

Aku melihat tinggal satu keeping Rp.100,- yang tersisa di atas meja. Dan tak lama kemudian persis disamping kiri aku berdiri seorang Bapak dengan sebuah gitarnya menyanyikan sebuah lagu lama (aku ga tahu judulnya apa, tapi lagu itu sepertinya aku kenal…). Berhubung Bapak itu nyanyinya kenceng dan dekat banget dengan telinga aku, sehingga aku merasa kurang nyaman aja… buru2lah aku ambil UANG RECEH yang masih tersisa tadi lalu ku serahkan ke Bapak itu, tahu ga apa yang terjadi….


Bapak itu meletakkan kembali uang yang aku berikan tadi disudut meja tempat aku duduk, lalu beliau pergi meninggalkan kami dan mendatangi pengunjung lain. Aku sempat tersentak dan menyesali mengapa uang itu dikembalikan… apa karena hanya Rp.100,-…??? Astagfirullah, akupun ga berharap seperti itu… seandainya ada kepinggan lain yang tersisa saat itu mungkin akan aku berikan semuanya, tahu begitu lebih baik aku berkata maaf aja kepada Bapak tadi… Tapi apa mau di kata semuanya sudah terjadi. I’m so SORRY….


Last minute, sebelum kami berdiri seorang anak muda datang menghampiri kami sambil menyanyikan lagu Jatuh Cinta by MATA Band, buru2 aku langsung mengangkat tanganku sambil berkata “Maaf ‘De!”. Aku takut kejadian tadi terulang lagi padahal kalo aku mau aku bisa aja memberikan duit Bapak tadi kepada anak itu, tapi itu tidak aku lakukan… yang ada duit Rp.100,- itu aku tinggalin aja di meja itu ga mungkin aku mengantonginya lagi, dari awal aku dah niatin untuk mereka. Semoga ada orang lain yang masih mau mengambil dan menghargai uang Rp.100,- itu… setidaknya pahala buat Bapak tadi.

Yaa ALLAH….

Jika MEREKA BAIK kepada KU

Maka jadikanlah aku LEBIH BAIK untuk MEREKA

Jika MEREKA BAHAGIA bersama KU

Maka tambahkanlah KEBAHAGIAAN itu untuk mereka

Jika MEREKA mau BERBAGI dengan KU

Sekalipun hanya SEBUAH LAGU

Maka berilah kemampuan kepada KU untuk BERBAGI lebih dari apa yang MEREKA BAGIKAN kepada KU

Jika MEREKA KECEWA, SAKIT bahkan TERLUKA karena KU

Maka berilah AKU kemampuan dan petunjuk MU

untuk MENGGANTIKAN

semua itu

Ampuni AKU, Maafkan AKU

Bila MEREKA KECEWA, SAKIT dan TERLUKA karena KU

Tidak ada komentar: