Ilmu pengetahuan berkembang dengan pesatnya.
Teknologi maju dengan canggihnya.
Manusia berfikir dengan intelektual luar biasanya.
Subhanallah... Begitu dahsyatnya hal-hal yang ada di alam semesta ini.

Teringat akan perkataan dari seorang Kapten Kapal pada pelayaran perdana Kapal Titanic yaitu Kapten Murdock. Beliau berkata, “Ini adalah kapal yang tak bisa tenggelam bahkan Tuhan sekalipun tidak dapat meneggelamkan Titanic”. Astaghfirullahaladzim… Tapi akhirnya kapal tersebut tenggelam dikarenakan benturan dengan gunung es.
Banyak hal lainnya yang menjadi contohnya. Maka izinkan kami untuk berbagi, memberi contoh realita lain nya dari hal tersebut.

Mungkin sudah banyak yang tau ataupun ada pula yang belum.

Large Hadron Collider (LHC) yang menurut para ilmuwan adalah mesin raksasa yang mampu menciptakan kiamat. Is it true?
Tujuan dasar pembuatan mesin ini adalah untuk mengulang kembali kejadian awal terbentuknya alam semesta kita atau Big Bang dalam skala mikro.

Mesin raksasa yang berbentuk cincin ini dibuat oleh kumpulan ilmuwan jenius yang tergabung dalam organisasi CERN yang dirancang untuk memecahkan partikel yang diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan dalam fisika kuantum. Dana yang telah dikeluarkan untuk pembuatan mesin ini ± USD 5,8 miliar (sekitar Rp 53,3 triliun). Bukan dana yang sedikit kan???

CERN (Conseil Européen pour la Recherche Nucléaire) adalah organisasi penelitian nuklir Eropa berpusat di Jenewa yang didirikan tahun 1954. CERN memiliki laboratorium penelitian partikel terbesar di dunia. Saat ini organisasi ini mempekerjakan kurang lebih 7.000 ilmuwan jenius yang mewakili 580 universitas yang berasal dari 80 negara. Dan sekedar informasi, cikal bakal internet pertama kali bermula yaitu dari CERN.



Tahukah sahabat, apa penyebabnya?
Menurut Dr Mike Lamont (Koordinator mesin LHC), bahwa hal tersebut dikarenakan terdapat remahan roti pada bagian mesin raksasa tersebut yang dipercaya bahwa remahan roti tersebut jatuh dari seekor burung yang lewat. Hasilnya adalah mesin tersebut mengalami kenaikan suhu magnet superkonduktor dari -271,1 C menjadi -265 C, yaitu titik dimana magnet tersebut berhenti berfungsi. What!? It’s only coz a bread crumb.

Secara teorinya, jika LHC beroperasi penuh, maka peristiwa tersebut dapat menjadi bencana besar. LHC akan menembakkan proton dan ion timah yang akan bergerak menyusuri rute berbentuk lingkaran dengan kecepatan yang hampir menyamai kecepatan cahaya. Proton dan Ion timah tersebut mengandung energi setara dengan kereta super cepat dengan kecepatan maksimal. Tapi, menurut para ilmuwan, mereka telah menyediakan sistem keselamatan yang memadai yang dapat mematikan mesin secara otomatis sebelum suhu naik lebih tinggi.
Subhanallah…
Ternyata hanya dengan sedikit remahan roti, maka mesin raksasa yang super mahal, super canggih yang dibuat oleh para ilmuwan jenius di muka bumi ini menjadi rusak dalam waktu singkat.
Ya… Hanya remahan roti, bukan dengan bencana yang dahsyat, bukan dengan jatuhan meteor, badai tsunami, gempa bumi, angin putting beliung ataupun dengan kekuatan besar lainnya.. tapi hanya dengan hal kecil dan dapat membuat manusia tertegun serta tertunduk lemah.

Maka pantaskah diri kita “SOMBONG”!?
Memang manusia itu diberi bekal yang sangat luar biasa oleh Sang Pencipta Yang Maha Agung. Tapi terkadang, kita sering menyalah artikan bekal yang telah diberikan-Nya
Dan janganlah memalingkan muka dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. (QS. Luqman :18)
Wallahu’alam bishowah
_Pukis Senja_


Tidak ada komentar:
Posting Komentar